FKM UI dan Hermina Group Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Riset untuk Menjawab Kebutuhan Rumah Sakit

Depok, 4 Agustus 2026 — Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) bersama Hermina Group resmi memperkuat kerja sama melalui kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berfokus pada pengembangan pendidikan dan riset di bidang manajemen rumah sakit. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 4 Agustus 2026 di Ruang PA209 Gedung A RIK UI ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara institusi akademik dan industri layanan kesehatan, khususnya dalam menjawab kebutuhan pengelolaan rumah sakit yang semakin kompleks.

Kesepakatan ini menjadi dasar penguatan kolaborasi dalam pengembangan Program Magister Kajian Administrasi Rumah Sakit (KARS) serta pemanfaatan hasil riset akademik untuk mendukung peningkatan mutu layanan kesehatan. Penandatanganan dilakukan oleh Dekan FKM UI, Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, S.K.M., M.K.K.K., bersama Direktur Utama PT Medika Loka Manajemen, Dr. Yulisar Khiat, S.E., M.A.R.S., S.H., M.H.

Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, S.K.M., M.K.K.K., menyampaikan bahwa kemitraan dengan Hermina Group merupakan wujud komitmen FKM UI dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan dunia pelayanan kesehatan. Menurutnya, tantangan sistem kesehatan saat ini menuntut hadirnya pemimpin rumah sakit yang tidak hanya memiliki landasan akademik yang kuat, tetapi juga mampu menghasilkan solusi berbasis bukti untuk meningkatkan mutu layanan.

FKM UI meyakini bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan penyedia layanan kesehatan merupakan kunci dalam menghasilkan inovasi yang berdampak. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berjalan selaras dengan kebutuhan nyata rumah sakit, sehingga lulusan kami tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menjadi pemimpin perubahan yang mampu memperkuat tata kelola dan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia,” ujar Prof. Indri.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Program Magister Kajian Administrasi Rumah Sakit (KARS) FKM UI akan terus memperkuat pendekatan pembelajaran berbasis praktik (practice-based learning) melalui kemitraan strategis dengan berbagai rumah sakit. Dengan demikian, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang kontekstual sekaligus menghasilkan riset yang dapat diimplementasikan untuk menjawab tantangan pengelolaan rumah sakit secara langsung.

Dr. Yulisar Khiat, S.E., M.A.R.S., S.H., M.H., menyampaikan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi aspek penting dalam menjawab dinamika kebutuhan organisasi di sektor kesehatan. Dalam pembahasan kerja sama ini, salah satu fokus utama adalah pengembangan pendidikan lanjutan di bidang manajemen rumah sakit di lingkungan Hermina, termasuk penguatan peran entitas korporasi dalam mendukung tata kelola bisnis dan layanan kesehatan.

Ia juga menekankan bahwa kolaborasi dengan FKM UI membuka ruang integrasi antara proses pembelajaran dengan permasalahan nyata yang dihadapi rumah sakit. Setiap unit kerja di lingkungan Hermina dapat mengidentifikasi isu operasional yang kemudian dapat dikembangkan menjadi topik penelitian mahasiswa.

“Dengan pendekatan ini, penelitian mahasiswa tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga dapat memberikan kontribusi langsung dalam penyelesaian permasalahan di lapangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa pendekatan tersebut dapat membantu membentuk lulusan yang memiliki kemampuan analitis dan pemecahan masalah yang kuat. Pendidikan di bidang administrasi rumah sakit diharapkan tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, tetapi juga mampu membangun kapasitas kepemimpinan dan pengambilan keputusan yang aplikatif.

Sementara itu, Ketua Program Studi Magister Kajian Administrasi Rumah Sakit (KARS) FKM UI, Dr. drg. Masyitoh, M.A.R.S., menekankan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia dalam mendukung sistem pelayanan rumah sakit. Menurutnya, masih terdapat berbagai aspek dalam pengelolaan layanan kesehatan yang perlu terus ditingkatkan, sehingga kolaborasi dengan institusi akademik menjadi sangat relevan.

Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, termasuk perawat, melalui penguatan kompetensi manajerial, pengetahuan berbasis bukti, serta kemampuan dalam mengelola pelayanan kesehatan secara lebih efektif. Dengan demikian, proses pendidikan diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga memberikan dampak pada penguatan organisasi dan sistem pelayanan kesehatan.

Bagi FKM UI, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendidikan yang semakin relevan dengan kebutuhan sistem kesehatan. Kedepannya, kolaborasi FKM UI dan Hermina Group diharapkan dapat terus berkembang melalui berbagai bidang keilmuan dan kebutuhan layanan kesehatan. Dengan mempertemukan pendidikan, penelitian, pengembangan SDM, dan kebutuhan nyata rumah sakit, kerja sama ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang kompeten sekaligus mampu menyelesaikan berbagai persoalan dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan di Indonesia. (SHF)