Mengenal Kehidupan Kampus Lebih Dekat, FKM UI Gelar PSAF Sarjana 2026

Depok, 13 Agustus 2026 – Memasuki awal perjalanan sebagai mahasiswa Universitas Indonesia, mahasiswa baru Program Sarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) tahun 2026 mendapatkan pembekalan mengenai kehidupan akademik dan kemahasiswaan melalui kegiatan Pengenalan Sistem Akademik Fakultas (PSAF) 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 11–13 Agustus 2026 ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan FKM UI, sistem akademik, layanan kemahasiswaan, fasilitas fakultas, hingga berbagai hal yang perlu diperhatikan selama menjalani kehidupan sebagai mahasiswa.

Dekan FKM UI, Prof. Dr. Indri Hapsari Susilawati, S.K.M., M.K.K.K., mengawali kegiatan PSAF Sarjana 2026 dengan menyampaikan bahwa PSAF menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk memasuki fase kehidupan yang berbeda dari jenjang pendidikan sebelumnya. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk mencapai prestasi akademik, tetapi juga untuk menunjukkan kedewasaan dalam bersikap dan berinteraksi di lingkungan kampus. “Anda masuk ke FKM hari ini, yang merupakan awal, di mana Anda akan banyak berinteraksi dengan kita semua dan menjadi mahasiswa yang akan menempuh pendidikan yang lebih dewasa,” ujar Prof. Indri.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa selama berada di FKM UI, proses pendidikan di perguruan tinggi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membentuk karakter dan meningkatkan integritas. Sikap dan perilaku sebagai bagian dari sivitas akademika menjadi hal yang penting dalam perjalanan mahasiswa. “Tidak hanya prestasi, tetapi juga pembentukan karakter Anda sebagai mahasiswa, dan diharapkan integritas Anda terhadap kampus dapat lebih ditingkatkan lagi,” tambahnya. Ia juga mengingatkan bahwa setiap tindakan mahasiswa tidak hanya mencerminkan dirinya sendiri, tetapi juga membawa nama baik almamater.

Untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai perjalanan akademik di FKM UI, Wakil Dekan Bidang Akademik, Penelitian, dan Kemahasiswaan FKM UI, Prof. Dr. Besral, S.K.M., M.Sc., memberikan pemaparan terkait sosialisasi kurikulum Program Sarjana dan nilai-nilai Universitas Indonesia. Dalam sesi tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan struktur kurikulum serta proses pembelajaran yang akan dijalani selama menempuh pendidikan di FKM UI. Prof. Besral juga menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis sebagai bagian dari kompetensi mahasiswa pada jenjang sarjana. “Untuk level sarjana, diharapkan Anda mampu berpikir kritis. Ketika membuat sesuatu, itu selalu berbasis bukti,” jelas Prof. Besral.

Selain kemampuan berpikir kritis, mahasiswa juga diarahkan untuk membangun pengalaman selama masa studi melalui berbagai aktivitas akademik maupun nonakademik. Kehidupan perkuliahan diharapkan tidak hanya menjadi ruang untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga menjadi proses pembentukan mahasiswa yang mampu menerapkan pengetahuan secara bertanggung jawab.

Pada sesi berikutnya, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Ventura, dan Administrasi Umum FKM UI, Mila Tejamaya, S.Si., MOHS., Ph.D., menyampaikan materi mengenai aspek nonakademik dan kesejahteraan kampus. Ia menekankan bahwa mahasiswa perlu hadir secara utuh dalam setiap kegiatan di kampus, bukan hanya secara fisik, tetapi juga dengan pikiran dan perhatian yang penuh. “Setiap kalian nanti menghadiri sesi perkuliahan ataupun kegiatan di kampus, usahakan hadir secara utuh. Fisiknya datang, pikirannya juga datang,” ujar Ibu Mila. 

Ia juga turut memperkenalkan berbagai dukungan bagi kesejahteraan mahasiswa, termasuk layanan kesehatan fisik dan mental melalui Badan Konseling Mahasiswa (BKM) serta program Peer Counselor and Health Educator (PCHE). “Kalau kalian merasa nggak cukup, di kampus FKM ini kita punya Badan Konseling Mahasiswa, BKM,” jelasnya

Pemaparan selanjutnya memperkenalkan fasilitas teknologi informasi, Pusinfokesmas, serta penggunaan artificial intelligence (AI) di FKM UI. Materi disampaikan oleh Eddy Afriansyah, S.Kom., M.Si., Fikri Wijaya, S.Sos., dan Dr. Rico Kurniawan, S.K.M., M.K.M. Mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai fasilitas pendukung pembelajaran dan informasi kesehatan, sekaligus dibekali pemahaman untuk menggunakan AI secara kritis dan bertanggung jawab dengan tetap menjaga integritas akademik.

Asisten Manajer Akademik dan Internasional, Amalisa Kuwarjanti, S.K.M., memperkenalkan layanan akademik fakultas dan Student Life Cycle Management (SLCM), termasuk pengelolaan administrasi akademik dan Isian Rencana Studi (IRS). Mahasiswa juga diingatkan untuk aktif berkonsultasi apabila menghadapi kendala akademik. 

Sementara itu, Manajer Akademik, Internasionalisasi, dan Alumni, Dr. Laila Fitria, S.K.M., M.Kes., memperkenalkan berbagai kesempatan pengembangan bagi mahasiswa, mulai dari kompetisi, pengembangan soft skill, konferensi, short course, hingga program pertukaran mahasiswa. Mahasiswa didorong untuk aktif memanfaatkan berbagai kesempatan tersebut sebagai bagian dari pengembangan kompetensi dan pengalaman selama masa studi.

Rangkaian pembekalan akademik kemudian dilanjutkan dengan pengenalan masing-masing program studi di FKM UI, yaitu Program Studi Gizi, Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Melalui rangkaian PSAF Sarjana 2026, mahasiswa baru diharapkan memperoleh bekal awal untuk menjalani masa studi secara aktif, kritis, berintegritas, dan bertanggung jawab sebagai bagian dari sivitas akademika FKM UI. (EAR)