Departemen Kesehatan Lingkungan FKM UI Gelar Lokakarya Praktik Kerja Lapangan, Perkuat Kemitraan dengan Dunia Kerja

Depok, 11 Mei 2026 – Departemen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) menyelenggarakan Lokakarya Kerja Sama Kegiatan Praktik Kerja Lapangan Kesehatan Lingkungan pada Senin, 11 Mei 2026, secara hybrid di Ruang PA.209 Gedung A RIK UI. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan PKL yang telah berjalan sekaligus memperkuat dan memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai mitra dari sektor pemerintah, industri, rumah sakit, laboratorium, hingga sektor perhotelan.

Lokakarya dihadiri oleh pimpinan fakultas, pengelola program studi, serta lebih dari 20 mitra institusi, di antaranya Dinas Kesehatan Kota Bogor, Dinas Kesehatan Kota Depok, Rumah Sakit Universitas Indonesia, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, PT Sucofindo, PT Hyundai Motor Indonesia, XL Axiata, Petrokimia Gresik, Four Seasons Hotel Jakarta, The St. Regis Jakarta, dan berbagai institusi lainnya.

Dalam sambutannya, Manajer Akademik, Internasionalisasi, Kemahasiswaan, dan Alumni FKM UI, Dr. Laila Fitria, S.K.M., M.K.M., menyampaikan bahwa lokakarya ini merupakan forum penting untuk mengevaluasi kegiatan yang telah berlangsung sekaligus menjalin hubungan baik dengan mitra baru. Menurutnya, pelaksanaan praktik kerja lapangan Kesehatan Lingkungan telah berjalan sejak tahun lalu dan menunjukkan perkembangan positif.

“Tren permintaan tenaga magang mahasiswa dari Kesehatan Lingkungan FKM UI terus meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi mahasiswa kami semakin dibutuhkan oleh berbagai institusi,” ujar Dr. Laila.

Ketua Departemen Kesehatan Lingkungan FKM UI, Dr. Zakianis, S.K.M., M.K.M., menegaskan bahwa pengalaman belajar di dunia kerja merupakan bagian penting dalam mempersiapkan lulusan yang adaptif dan mampu menghadapi tantangan kesehatan lingkungan dan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks.

“Melalui pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa dapat memahami dinamika dunia kerja, aspek teknis, komunikasi, serta kemampuan beradaptasi. Kegiatan ini menjadi jembatan antara proses pembelajaran di kampus dan pengalaman nyata di dunia kerja,” tutur Dr. Zakianis.

Ia juga berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan, tidak hanya dalam pelaksanaan praktik kerja lapangan, tetapi juga melalui riset, pengabdian kepada masyarakat, dan bentuk kolaborasi lain yang memberikan manfaat bagi institusi, mitra, mahasiswa, dan masyarakat.

Pada sesi pemaparan, Ketua Program Studi Sarjana Kesehatan Lingkungan FKM UI, Fitri Kurniasari, S.K.M., M.K.K.K., Ph.D., menjelaskan bahwa Praktik Kerja Lapangan merupakan bagian penting dari proses pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Kegiatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia kerja terhadap lulusan yang siap pakai dan memiliki kompetensi sesuai Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Level 6.

Praktik Kerja Lapangan dilaksanakan oleh mahasiswa semester tujuh yang telah menempuh minimal 120 SKS. Mahasiswa Sarjana Kesehatan Lingkungan FKM UI dibekali kompetensi untuk mengidentifikasi berbagai pajanan lingkungan, mengukur risiko kesehatan, menyusun strategi advokasi dan pengendalian, hingga mengelola sumber daya untuk meningkatkan derajat kesehatan lingkungan. 

Fitri juga menjelaskan bentuk kemitraan yang ditawarkan kepada institusi mitra. Mahasiswa dapat menjalani magang selama satu hingga dua bulan, atau lebih fleksibel sesuai kebutuhan mitra. Selama pelaksanaan, mitra menyediakan pembimbing lapangan, sementara mahasiswa mengerjakan tugas atau proyek sesuai kebutuhan institusi. Departemen Kesehatan Lingkungan FKM UI akan mendampingi melalui dosen pembimbing, dan mitra diharapkan memberikan evaluasi terhadap kinerja mahasiswa.

“Mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan business process dari institusi mitra, mengidentifikasi peran kesehatan lingkungan, menganalisis permasalahan yang ada, serta merancang program penyelesaiannya,” jelas Fitri.

Praktik Belajar Lapangan (PBL) 3 direncanakan berlangsung pada pertengahan Agustus atau September hingga Oktober 2026, dengan durasi empat minggu atau menyesuaikan kesepakatan bersama mitra.

Wakil Dekan Bidang Akademik, Penelitian, dan Kemahasiswaan FKM UI, Prof. Dr. Besral, S.K.M., M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar lokakarya ini menjadi langkah awal untuk memperluas kolaborasi.

“Semoga kerja sama ini dapat ditindaklanjuti tidak hanya dalam konteks kesehatan lingkungan, tetapi juga dalam konteks kesehatan masyarakat secara umum, termasuk dalam kegiatan riset dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Prof. Besral.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif bersama seluruh mitra yang hadir untuk membahas pelaksanaan praktik kerja lapangan, topik-topik yang relevan dengan kebutuhan institusi, serta peluang pengembangan kerja sama yang lebih luas.

Melalui lokakarya ini, Departemen Kesehatan Lingkungan FKM UI menegaskan komitmennya dalam menghadirkan proses pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan berbagai sektor untuk menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat. (wrk)