Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) dengan bangga mengumumkan hasil seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) FKM UI Tahun 2025, yang menandai rangkaian akhir dari proses pemilihan di tingkat fakultas. Pengumuman berlangsung di Ruang Promosi Doktor, Gedung G FKM UI pada Jumat, 21 Maret 2025. Pilmapres merupakan ajang tahunan yang bertujuan mengapresiasi mahasiswa yang berprestasi dalam bidang akademik, komunikasi, serta memiliki kontribusi dalam inovasi maupun kegiatan sosial di bidang kesehatan masyarakat. Selain sebagai bentuk penghargaan, seleksi ini juga menjadi langkah awal bagi mahasiswa yang akan mewakili FKM UI di pilmapres tingkat universitas.
Melalui sambutannya, Manager Kemahasiswaan FKM UI, Dien Anshari, S.Sos, M.Si, Ph.D., menjelaskan bahwa kompetisi Mahasiswa Berprestasi merupakan ajang bertingkat yang dimulai dari seleksi di tingkat fakultas, kemudian berlanjut ke tingkat universitas, regional, hingga nasional. Proses seleksi di FKM UI diawali dengan pemilihan dewan juri untuk memastikan penilaian yang objektif dan kredibel, sebelum akhirnya membuka pendaftaran pada Januari hingga Februari 2025. Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan khusus, termasuk pelatihan penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) oleh Abdul Kadir, S.K.M., M.Sc., dan pelatihan presentasi dalam bahasa Inggris oleh dr. Fathimah Sulistyowati Sigit, M.Res., Ph.D. “Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi dan analisis yang kuat. Oleh karena itu, proses seleksi tidak hanya menilai prestasi, tetapi juga memberikan pembekalan bagi mahasiswa untuk berkembang lebih jauh,” ujar Dr. Dien.
Pada tahun ini, terdapat lima mahasiswa dari tiga program studi, yaitu Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, serta Kesehatan dan Keselamatan Kerja, yang mendaftar dalam seleksi Mapres FKM UI. Para peserta mengirimkan Curriculum Vitae (CV) dan KTI sebagai tahap awal seleksi sebelum dilakukan penilaian untuk menentukan peserta yang masuk ke tahap semifinal. Seleksi semifinal dilakukan melalui sesi presentasi KTI, yang kemudian menghasilkan tiga finalis terbaik. “Melalui tahapan ini, kami berharap dapat menemukan mahasiswa yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga siap bersaing di tingkat universitas dan lebih luas lagi,” tambah Dr. Dien.
Selanjutnya, seleksi final dilakukan melalui tahap impromptu speech dan writing test. Berdasarkan hasil penilaian menyeluruh, ditetapkan pemenang pertama, kedua, dan ketiga, serta juara harapan pertama dan kedua. Pengumuman pemenang dilakukan secara langsung oleh Dekan FKM UI, Prof. dr. Mondastri Korib Sudaryo, M.S., D.Sc., yang turut menyampaikan apresiasi atas perjuangan para mahasiswa yang telah mengikuti ajang ini. Dalam sambutannya, Prof. Mondastri menegaskan bahwa ajang Mapres bukan hanya berharga bagi mahasiswa yang berpartisipasi, tetapi juga memiliki nilai penting bagi FKM UI sebagai bentuk kredibilitas dan branding fakultas. Lebih lanjut, Prof. Mondastri menekankan bahwa mahasiswa FKM UI memiliki potensi untuk bersaing dan menonjol di berbagai kompetisi, namun kedepannya tetap diperlukan dukungan lebih besar dari lingkungan akademik, termasuk dosen dan sivitas fakultas, dalam memberikan dorongan selama proses seleksi.
Hasil akhir seleksi Pilmapres diumumkan langsung oleh Prof. Mondastri, berdasarkan penetapan dan hasil seleksi dari dewan juri. Fatiha Farah Sinta Dewi, mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat 2022, ditetapkan sebagai Juara 1 Mahasiswa Berprestasi FKM UI 2025 dan akan mewakili fakultas di tingkat universitas. Melalui bimbingan Dr. drg. Masyitoh, M.A.R.S., serta kegigihannya, Farah berhasil meraih gelar tersebut dengan karya tulis ilmiah berjudul “Mewujudkan Satu Sehat yang Inklusif dengan Pendekatan Berbasis Komunitas”. Karyanya menyoroti kesenjangan digital dalam implementasi sistem Satu Sehat dan mengusulkan model intervensi berbasis komunitas CHIP-Kampung Lio untuk meningkatkan literasi kesehatan digital serta mencegah ketimpangan akses layanan kesehatan akibat transformasi digital.
Sementara itu, M. Nanda Putra Pratama, mahasiswa Prodi Kesehatan Lingkungan 2022, meraih Juara 2 dengan KTI berjudul “SANTRA HUB: Revitalisasi Ruang Hijau di Halte Bus Berbasis Terrarium Urban dalam Solutif Mengurangi Polusi Udara dan Urban Stress”. Dibimbing oleh Dr. Laila Fitria, S.K.M., M.K.M., karyanya menghadirkan konsep halte bus dengan integrasi terrarium urban, berupa dinding hijau vertikal yang ditanami tanaman penyerap polutan seperti Sirih Gading dan Pachira. Inovasi ini bertujuan untuk mengurangi polusi udara di perkotaan sekaligus menciptakan ruang hijau yang fungsional guna mengatasi dampak Urban Heat Island (UHI) dan urban stress.
Pemenang 3 diraih oleh Salwa Fadhillah, mahasiswa Prodi Keselamatan dan Kesehatan Kerja 2022. Dibimbing oleh Abdul Kadir, S.K.M., M.Sc., Salwa sukses dengan KTI berjudul “Kapal Selam: Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk Nelayan melalui Program K3 Keliling dan Teman Selamat”. Karyanya menyoroti pentingnya implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor maritim untuk melindungi hak asasi pekerja, mencegah kecelakaan kerja, serta meningkatkan produktivitas nelayan.
Selain ketiga pemenang utama, Bryan Akhtur Alexander meraih Juara Harapan 1, dan Sarah Fahira Faza memperoleh Juara Harapan 2. Kedua mahasiswa ini menunjukkan performa luar biasa dan memberikan kontribusi yang membanggakan dalam ajang Mahasiswa Berprestasi FKM UI 2025.
Prof. Mondastri berharap agar kedepannya FKM UI semakin siap dalam memberikan apresiasi, termasuk dalam bentuk dukungan finansial bagi mahasiswa berprestasi. Lebih dari sekadar sebuah kompetisi, ajang Pilmapres ini menjadi bagian dari rekam jejak mahasiswa yang akan memberikan dampak positif dalam perjalanan akademik dan profesional mereka. “Selamat atas prestasi yang diperoleh. Kita semua memiliki potensi yang telah diberikan oleh Allah SWT untuk menjadi yang terbaik, setidaknya untuk diri kita sendiri,” ujar Prof. Mondastri.
FKM UI dengan bangga mengapresiasi seluruh peserta yang telah berjuang dalam ajang ini. Kompetisi Mahasiswa Berprestasi bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, menunjukkan inovasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Diharapkan, ajang ini terus berkembang di tahun-tahun mendatang dengan semakin banyak mahasiswa yang berpartisipasi dan membawa nama FKM UI ke tingkat yang lebih tinggi, baik di tingkat universitas, nasional, maupun internasional. (DFD)