Depok, 12 Mei 2026—Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKMUI) melalui Program Studi Sarjana Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kembali menyelenggarakan Global Occupational Health and Safety Program (GOHSP) Series 6 bersama Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA). Kegiatan yang merupakan bagian dari UI International Short Course Grant 2025/2026 (EQUITY) Batch 3 ini berlangsung pada 11–16 Mei 2026 dan diikuti oleh 20 mahasiswa UMPSA.
Pada opening ceremony yang berlangsung di Ruang Promosi Doktor FKM UI, hadir Dekan FKM UI, Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, S.K.M., M.K.K.K.; Wakil Dekan Bidang Akademik, Penelitian, dan Kemahasiswaan FKM UI, Prof. Dr. Besral, S.K.M., M.Sc.; Kepala Subdirektorat Program Mobilitas Internasional UI, Alfrida Esther Madame Hutapea, S.Sos.; Ketua Program Studi Sarjana K3 FKM UI, Abdul Kadir, S.K.M., M.Sc.; dosen dan mahasiswa FKM UI; serta 20 mahasiswa UMPSA.
GOHSP Series 6 merupakan program pembelajaran yang mengombinasikan kegiatan akademik dan non-akademik di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Occupational Health and Safety). Selama program berlangsung, peserta mengikuti berbagai kegiatan seperti faculty tour, Indonesian Language and Culture Class, Initial Ergonomics Risk Assessment, pembelajaran NIOSH Lifting Equation, kunjungan industri ke MRT Company, hingga cultural visit ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Dekan FKM UI, Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, S.K.M., M.K.K.K., dalam sambutannya menyampaikan bahwa GOHSP Series 6 menjadi bagian dari komitmen FKM UI dalam memperkuat pendidikan global dan jejaring internasional di bidang occupational health and safety. “Program ini merupakan upaya bermakna untuk meningkatkan pendidikan lintas negara dan occupational health and safety melalui pertukaran akademik dan berbagi pengetahuan. Peserta tidak hanya belajar mengenai occupational health and safety, tetapi juga mempelajari budaya Indonesia dan kehidupan mahasiswa di sini,” ujar Prof. Indri.
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa program GOHSP telah beberapa kali melibatkan mahasiswa internasional dari berbagai negara. Setelah sebelumnya diikuti mahasiswa dari India dan Korea Selatan, tahun ini program kembali menghadirkan mahasiswa UMPSA sebagai peserta utama. “Kami berharap waktu yang dihabiskan peserta di Indonesia menjadi pengalaman yang bermakna, menyenangkan, serta memperkaya mereka baik secara akademik maupun budaya. Semoga program ini menjadi awal dari persahabatan dan kolaborasi jangka panjang antara universitas,” tambah Prof. Indri.
Sementara itu, Ketua Program Studi Sarjana K3 FKM UI, Abdul Kadir, S.K.M., M.Sc., menjelaskan bahwa GOHSP Series 6 telah dimulai secara daring sejak April 2026 sebelum dilanjutkan dengan sesi luring di FKM UI. Menurutnya, program ini dirancang tidak hanya untuk memberikan penguatan akademik, tetapi juga untuk membangun kolaborasi antarmahasiswa lintas negara. “Melalui program ini kami berharap peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru terkait K3, tetapi juga pengalaman kolaborasi dan jejaring internasional bersama mahasiswa FKM UI,” tutur Abdul Kadir.
Selain kegiatan akademik, peserta juga mengikuti Indonesian Language and Culture Class yang berlangsung di Ruang G103 FKM UI. Pada sesi tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan budaya populer Indonesia, bahasa sehari-hari, kuliner, batik, hingga kebiasaan sosial masyarakat Indonesia. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi budaya dan pertukaran pengalaman kehidupan kampus antara mahasiswa Indonesia dan Malaysia.
Perwakilan mahasiswa UMPSA, Ilham Danish bin Mohd Alfatah, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan GOHSP Series 6 di FKM UI. “Walaupun baru bertemu, seluruh panitia dan mahasiswa pendamping sangat suportif dan ramah. Kami berharap dapat belajar banyak hal baru selama berada di Indonesia,” ujar Ilham.
Melalui penyelenggaraan GOHS Program Series 6, FKM UI terus memperkuat komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi melalui kolaborasi akademik global, pertukaran budaya, serta pengembangan kompetensi K3 yang adaptif terhadap tantangan kesehatan dan keselamatan kerja di tingkat internasional. (EAR)

