Depok, 25 Mei 2026 – Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) menyelenggarakan Open House Program Ekstensi FKM UI 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memberikan informasi komprehensif mengenai Program Sarjana Kesehatan Masyarakat kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) atau Ekstensi kepada calon mahasiswa dari berbagai latar belakang pendidikan kesehatan. Mengusung tema “Explore, Connect, Inspire: Public Health Starts Here”, kegiatan ini menyajikan paparan sistem pembelajaran, kurikulum, peminatan, mekanisme RPL, hingga kehidupan akademik di FKM UI.
Kegiatan dibuka dengan pemaparan dari Manajer Akademik, Kemahasiswaan, Internasionalisasi, dan Alumni FKM UI, Dr. Laila Fitria, S.K.M., M.K.M., mengenai profil institusi serta keunggulan akademik FKM UI. Dalam paparannya, ia menyampaikan bahwa FKM UI memiliki 10 program studi yang terdiri atas 4 program sarjana, 4 program magister, dan 2 program doktor. Seluruh program sarjana di FKM UI telah terakreditasi unggul secara nasional dan lima prodi telah memperoleh akreditasi internasional.
Dr. Laila juga menjelaskan bahwa Program Sarjana Kesehatan Masyarakat menjadi satu-satunya program sarjana di FKM UI yang saat ini membuka jalur kelas khusus RPL atau ekstensi. Program tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang adaptif dan mendukung kebutuhan mahasiswa dari berbagai latar belakang pendidikan kesehatan. “Metode belajar yang diterapkan di FKM UI meliputi problem based learning, collaborative learning, case based learning, e-learning, praktikum, dan kunjungan lapangan,” jelas Dr. Laila Fitria.
Pada sesi berikutnya, Ketua Program Studi S-1 Kesehatan Masyarakat, Dr. Tiara Amelia, S.K.M., M.Sc., memaparkan sistem pendidikan dan akademik Program Sarjana Kesehatan Masyarakat kelas RPL. Dalam pemaparannya, Dr. Tiara menjelaskan bahwa kesehatan masyarakat berfokus pada upaya promotif dan preventif untuk masyarakat secara luas melalui pendekatan ilmiah dan multidisiplin. “Perbedaannya dengan kedokteran intinya adalah kita lebih kepada pencegahan kepada masyarakat banyak,” ujar Dr. Tiara.
Lebih lanjut, Dr. Tiara memaparkan bahwa kelas ekstensi atau RPL memiliki empat peminatan, yaitu Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, serta Kesehatan Reproduksi dengan total daya tampung sebanyak 50 mahasiswa. Ia juga menjelaskan mekanisme RPL, yaitu proses pengakuan mata kuliah dari pendidikan sebelumnya melalui transfer kredit dengan batas maksimal sebesar 40% dari total mata kuliah.
Sesi open house ini juga membahas sistem administrasi dan pembiayaan pendidikan yang disampaikan oleh Penyelia Keuangan FKM UI, Fida Meitania. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa biaya pendidikan Program Ekstensi FKM UI terdiri atas Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp11.000.000 per semester dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) sebesar Rp15.000.000 yang dibayarkan satu kali pada semester pertama serta skema pembayaran yang dapat dilakukan oleh calon mahasiswa. “Pembayaran dapat dilakukan cicilan tiga kali. Semester awal cicilan diajukan ke UI, sedangkan semester dua dan seterusnya dapat melakukan cicilan melalui fakultas,” ujar Fida.
Diskusi pun berlangsung interaktif dengan pembahasan seputar sistem pembelajaran, transfer kredit, masa studi, hingga informasi beasiswa dan administrasi akademik bagi mahasiswa Program Ekstensi FKM UI. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pengenalan peminatan oleh duta peminatan serta sharing session bersama mahasiswa dan alumni Program Ekstensi FKM UI. Pada sesi tersebut, peserta memperoleh gambaran mengenai pengalaman menjalani perkuliahan sambil bekerja, strategi manajemen waktu, hingga prospek karir lulusan kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan Open House Program Ekstensi 2026 ini, FKM UI berharap calon mahasiswa dapat memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai sistem pendidikan, lingkungan akademik, serta peluang pengembangan diri di FKM UI sehingga dapat mempersiapkan diri untuk menjadi bagian dari insan kesehatan masyarakat yang unggul dan berdaya saing global. (EAR)

