FKM UI Gelar Promosi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat, Devie Fitri Octaviani Teliti Pemodelan Pencegahan Jatuh pada Anak Usia Dini

Depok, 5 Januari 2026 — Program Studi S3 Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI), menyelenggarakan sidang terbuka Promosi Doktor atas nama Devie Fitri Octaviani. Dalam sidang tersebut, promovendus berhasil mempertahankan disertasi berjudul “Pemodelan Keberhasilan Pencegahan Jatuh pada Anak Usia Taman Kanak-Kanak di Rumah dalam Kerangka Manajemen Risiko.”

Dalam paparannya, Devie menjelaskan bahwa cedera akibat jatuh masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak usia prasekolah, khususnya di lingkungan rumah. Kejadian jatuh tidak hanya berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup anak, tetapi juga menimbulkan beban bagi keluarga dan sistem kesehatan. Selama ini, upaya pencegahan lebih banyak berfokus pada faktor risiko, sementara bukti kuantitatif mengenai faktor protektif yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan pencegahan masih terbatas.

Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan faktor-faktor yang menentukan keberhasilan pencegahan jatuh pada anak usia Taman Kanak-Kanak (TK) di rumah dengan pendekatan manajemen risiko. Studi ini dilakukan di sejumlah TK di Kota Depok dengan desain cross-sectional, menggunakan metode multistage cluster sampling. Selain mengidentifikasi proporsi kejadian jatuh, penelitian ini juga mengembangkan instrumen pengukuran yang valid dan reliabel untuk menilai faktor protektif dalam pencegahan jatuh anak di lingkungan rumah.

Kerangka penelitian disusun dengan mengintegrasikan berbagai pendekatan teoritis, antara lain manajemen risiko, konsep Safety I–III, serta teori resilience dan graceful extensibility. Melalui pemodelan ini, Devie menganalisis keterkaitan antara faktor individu anak, perilaku pengasuh, kondisi lingkungan rumah, serta sistem pengawasan dalam menentukan keberhasilan pencegahan cedera jatuh.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan jatuh pada anak usia dini merupakan proses sistemik yang tidak hanya ditentukan oleh satu faktor tunggal. Faktor protektif seperti pengawasan orang tua, pengelolaan lingkungan rumah yang aman, serta kemampuan keluarga dalam mengantisipasi dan merespons risiko terbukti berperan penting dalam menurunkan kejadian jatuh. Temuan ini menegaskan bahwa pencegahan yang efektif membutuhkan pendekatan komprehensif dan berkelanjutan di tingkat rumah tangga.

Devie menekankan bahwa disertasinya memberikan kontribusi ilmiah dalam pengembangan model pencegahan cedera anak berbasis rumah yang lebih terukur dan berbasis bukti. Dari sisi praktik kesehatan masyarakat, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam perancangan program pencegahan cedera anak yang lebih efektif, khususnya pada kelompok usia prasekolah.

Sebagai rekomendasi, Devie menyarankan agar pendekatan manajemen risiko dan penguatan faktor protektif keluarga mulai diintegrasikan dalam program promosi dan pencegahan kesehatan anak. Selain itu, pengembangan kebijakan dan intervensi lintas sektor juga diperlukan untuk menciptakan lingkungan rumah yang lebih aman bagi tumbuh kembang anak.

Sidang terbuka dipimpin oleh Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, S.K.M., M.K.K.K., sebagai Ketua Sidang dengan Promotor Prof. Dra. Fatma Lestari, M.Si., Ph.D., serta Ko-promotor Dr. Dadan Erwandi, S.Psi., M.Si., dan Prof. Dr. drg. Indang Trihandini, M.Kes. Bertindak sebagai Ketua Tim Penguji adalah Prof. Dr. dr. Zulkifli Djunaidi, M.App.Sc., serta tim penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Robiana Modjo, S.K.M., M.Kes.; drg. Baiduri Widanarko, M.K.K.K., Ph.D.; Prof. Asnawi Abdullah, S.K.M., MHSM., M.Sc., Ph.D.; Avianto Amri, S.T., M.Res., Ph.D.; dan Dr. Suparni, S.T., M.K.K.K.

Berdasarkan hasil disertasinya tersebut, Devie berhasil dinyatakan sebagai Doktor dalam Bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat. Devie adalah lulusan S3 IKM tahun 2026 yang ke-1, lulusan S3 IKM yang ke-373, dan lulusan S3 di FKM UI secara keseluruhan yang ke-490. (wrk)