Depok, 18 Juni 2026 – Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) mengikuti tahap wawancara dalam rangka pengusulan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang diselenggarakan oleh Tim Penilai Internal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil penilaian dokumen usulan yang telah disampaikan sebelumnya dan menjadi salah satu tahapan penting sebelum diusulkan kepada Tim Penilai Nasional Kementerian PANRB.
Wawancara dilaksanakan secara daring pada Kamis, 18 Juni 2026 dan dihadiri oleh pimpinan serta tim pembangunan Zona Integritas FKM UI. Dalam kesempatan tersebut, Dekan FKM UI, Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, S.K.M., M.K.K.K., memaparkan berbagai upaya yang telah dilakukan fakultas dalam membangun Zona Integritas menuju WBBM. Paparan diawali dengan gambaran profil FKM UI sebagai fakultas yang memiliki 10 program studi, 7 departemen, 11 klaster riset, serta telah mengantongi sertifikasi ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu dan ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Selain itu, FKM UI juga mencatat kepatuhan 100% dalam pelaporan LHKPN dan LHKASN pada tahun 2025 serta menunjukkan tren peningkatan capaian kinerja, dengan 80% sasaran kinerja tahun 2025 mencapai target 100% atau lebih.
Dalam presentasinya, Dekan FKM UI menjelaskan perjalanan pembangunan Zona Integritas yang telah dimulai sejak tahun 2019 melalui pencanangan Zona Integritas, pembentukan tim dan agen perubahan, penguatan budaya integritas, pengembangan inovasi layanan, serta penerapan sistem manajemen mutu dan anti penyuapan. Berbagai upaya tersebut mengantarkan FKM UI meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2021. Setelah pencapaian tersebut, FKM UI terus melakukan perbaikan berkelanjutan melalui penguatan tata kelola, pembentukan Komisi Kepatuhan Anti Penyuapan (KKAP), pengembangan inovasi layanan publik, peningkatan aksesibilitas bagi kelompok rentan, serta pelaksanaan pendampingan pembangunan Zona Integritas bagi berbagai perguruan tinggi dan satuan kerja lainnya.
Paparan juga menyoroti sejumlah inovasi unggulan yang menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik di FKM UI. Di antaranya adalah Public Health Hub yang telah menjangkau lebih dari 7.800 tenaga kesehatan di 18 provinsi dalam mendukung percepatan penurunan stunting, Comm-HOPE dan PH-ACTION yang memberdayakan masyarakat melalui edukasi kesehatan dan keselamatan, Unit Layanan Fakultas (ULF) yang meningkatkan kualitas layanan berbasis standar mutu, aplikasi E-Komplain yang memperkuat pengelolaan pengaduan secara transparan dan responsif, serta Sistem Informasi Kinerja Fakultas (SISKA) yang mendukung pemantauan capaian kinerja secara real time. Selain itu, FKM UI juga menghadirkan Student Well-being Center untuk mendukung kesehatan mental mahasiswa dan program FKM UI Ramah Kelompok Rentan (RaKeR) yang menyediakan berbagai sarana dan prasarana inklusif bagi penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Pada sesi wawancara, tim penilai juga memperoleh pemaparan mengenai implementasi enam area perubahan dalam pembangunan Zona Integritas, yaitu manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Berbagai capaian yang ditunjukkan antara lain digitalisasi layanan dan administrasi, optimalisasi sistem pengawasan berbasis teknologi informasi, penguatan budaya kerja berintegritas, peningkatan indeks kepuasan masyarakat, hingga keberhasilan FKM UI menjadi fakultas pertama di Universitas Indonesia yang memperoleh sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan.
Keikutsertaan FKM UI dalam proses wawancara ini menjadi bagian dari perjalanan berkelanjutan fakultas dalam mewujudkan tata kelola yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima. Setelah berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada Desember 2021, FKM UI terus melakukan berbagai penguatan dan inovasi dalam pembangunan Zona Integritas. Sejak tahun 2023, FKM UI secara konsisten berupaya meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui peningkatan kualitas layanan publik, penguatan pengawasan, penerapan sistem anti penyuapan, serta pengembangan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pemangku kepentingan. Melalui berbagai upaya tersebut, FKM UI optimistis dapat mewujudkan tata kelola institusi yang semakin unggul, berintegritas, dan berdampak bagi masyarakat luas. (wrk)

