FKM UI Jalani Verifikasi Penilaian Lapangan ZI WBBM oleh Tim Penilai Nasional KemenPANRB

Depok, 2 September 2026 — Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) menerima kunjungan Tim Penilai Nasional (TPN) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) dalam rangka Verifikasi Penilaian Lapangan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI WBBM), Rabu (2/9).

Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penilaian ZI WBBM FKM UI di tingkat nasional. Tim Penilai Nasional yang hadir terdiri atas Praharani Anjasmara Raganingrum, S.E., M.E.; Muhammad Ryannasmara, S.Stat., dan Qonita Silmi Fasya, A.Md.Ak. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Rektor Universitas Indonesia Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU, Kepala Badan Kepatuhan UI Prof. Dr. Rizal E. Halim, S.E., M.E., Direktur Program Vokasi UI Dr. Safrin Arifin, S.K.M., S.S.T., M.Sc., Kasubdit Transformasi Budaya dan Tata Kelola UI Dr. Filia, M.Si., perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Ketua DGBF dan jajaran, serta pimpinan dan Tim Pembangunan Zona Integritas FKM UI.

Dalam sambutannya, Dekan FKM UI Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, S.K.M., M.K.K.K., menyampaikan bahwa tahapan visitasi ini merupakan capaian yang membanggakan sekaligus buah dari kerja keras dan komitmen sivitas akademika FKM UI selama lima tahun dalam membangun Zona Integritas.

“Mencapai tahap visitasi ini adalah buah dari kerja keras, komitmen, dan dedikasi pantang menyerah Tim ZI dan sivitas FKM UI selama lima tahun,” ujar Dekan.

Menurutnya, perjalanan tersebut telah mendorong berbagai perbaikan berkelanjutan di FKM UI, mulai dari penguatan tata kelola, peningkatan keandalan layanan publik, hingga terbentuknya budaya kerja yang semakin transparan dan akuntabel.

Dekan juga menekankan pentingnya dukungan dari Universitas Indonesia dalam perjalanan FKM UI membangun Zona Integritas. Sosialisasi yang masif, penguatan kapasitas secara berkelanjutan, serta penyelenggaraan UI ZI Award menjadi bagian dari sistem pendukung yang membantu fakultas memperkuat implementasi prinsip-prinsip Zona Integritas.

Semangat tersebut, lanjutnya, sejalan dengan slogan FKM UI, “Berjiwa Luhur, Berkinerja Unggul”, yang menempatkan nilai moral dan etika sebagai landasan dalam menghadirkan inovasi dan layanan bagi sivitas akademika maupun masyarakat. Hal ini juga selaras dengan visi Universitas Indonesia yang unggul dan impactful bagi masyarakat luas.

Sementara itu, Rektor UI Prof. Heri Hermansyah dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas di lingkungan perguruan tinggi tidak semata-mata ditujukan untuk memenuhi dokumen dan indikator penilaian. Lebih dari itu, ZI merupakan bagian dari transformasi budaya organisasi untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan tinggi menjunjung tinggi integritas, transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, dan pelayanan.

“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral yang besar dalam membangun budaya integritas. Kampus bukan hanya tempat menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, melainkan juga menumbuhkan nilai kejujuran, etika, dan pengabdian kepada bangsa,” tutur Rektor.

Rektor menjelaskan bahwa UI secara konsisten mendorong pembangunan Zona Integritas melalui penyelenggaraan UI ZI Award sejak 2022. Program tersebut menjadi salah satu upaya untuk mempersiapkan fakultas-fakultas di lingkungan UI dalam membangun Zona Integritas hingga tingkat nasional.

Pada 2026, sejumlah unit UI mengikuti proses pembangunan ZI di tingkat nasional, termasuk FKM UI, Sekolah Vokasi UI, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran, dan Fakultas Ilmu Administrasi. Dari proses tersebut, FKM UI dan Sekolah Vokasi UI berhasil melangkah hingga tahap penilaian nasional oleh KemenPANRB.

Secara khusus, FKM UI telah memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada 2021. Selama lima tahun terakhir, FKM UI terus melakukan berbagai perbaikan sistem, penguatan tata kelola, peningkatan kualitas pelayanan, serta pembangunan budaya kerja yang berintegritas. Pada penilaian 2025, FKM UI berhasil memperoleh nilai 96,91, yang menjadi nilai tertinggi di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

“Evaluasi dari tahapan sebelumnya kami jadikan pembelajaran berharga bahwa ZI bukanlah tentang mengejar angka semata, melainkan memastikan perubahan yang nyata dan berkelanjutan,” ujar Prof. Heri.

Lebih lanjut, Rektor berharap proses penilaian ini dapat menjadi momentum bagi FKM UI untuk terus memperkuat tata kelola dan pelayanan. Predikat WBBM diharapkan tidak hanya menjadi pencapaian administratif, tetapi juga menjadi amanah untuk mempertahankan birokrasi yang bersih sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi.

Senada dengan hal tersebut, Dekan FKM UI menyampaikan harapan agar keberlanjutan pembangunan Zona Integritas mampu memperkokoh integritas kelembagaan dan menjadi pendorong bagi FKM UI untuk terus menghadirkan dampak positif bagi pendidikan tinggi dan kesehatan masyarakat di Indonesia.

Melalui verifikasi penilaian lapangan ini, FKM UI berkomitmen untuk menunjukkan implementasi nyata berbagai perubahan dan inovasi yang telah dilakukan sekaligus membuka ruang bagi evaluasi dan masukan objektif dari Tim Penilai Nasional sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.

FKM UI — Berjiwa Luhur, Berkinerja Unggul. (wrk)