FKM UI Lahirkan Doktor Kesehatan Masyarakat dengan Inovasi Model Spasial Pemanfaatan Persalinan di Fasilitas Kesehatan

Depok, 29 Desember 2025 — Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) kembali menegaskan kontribusinya dalam pengembangan ilmu kesehatan masyarakat berbasis bukti melalui promosi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat atas nama Indah Sri Wahyuni. Dalam sidang terbuka promosi doktor yang diselenggarakan di Ruang Promosi Doktor FKM UI (29/12), promovendus berhasil mempertahankan disertasi berjudul “Model Spasial Pemanfaatan Persalinan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Pulau Jawa, Indonesia: Analisis Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023”.

Disertasi Indah Sri Wahyuni mengangkat isu strategis kesehatan ibu dan anak, khususnya pemanfaatan persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang menjadi salah satu intervensi kunci dalam menurunkan angka kematian ibu. Meskipun cakupan persalinan di fasyankes di Indonesia telah mencapai 89,9 persen berdasarkan SKI 2023, angka tersebut masih belum memenuhi target Rencana Strategis Kementerian Kesehatan. Melalui pendekatan analisis spasial, penelitian ini mengungkap adanya disparitas antar wilayah kabupaten/kota di Pulau Jawa, yang menunjukkan bahwa capaian layanan kesehatan maternal belum merata secara geografis.

Menggunakan metode Spatial Error Model (SEM) dan Geographically Weighted Regression (GWR) terhadap data 118 kabupaten/kota di Pulau Jawa, penelitian ini menemukan adanya autokorelasi spasial positif dalam pemanfaatan persalinan di fasyankes. Hasil analisis menunjukkan bahwa determinan seperti penolong persalinan, kepemilikan jaminan kesehatan, tingkat kemiskinan, kunjungan antenatal care (ANC), pendidikan ibu, serta rasio dokter dan puskesmas memiliki pengaruh yang berbeda-beda secara spasial di setiap wilayah. Temuan ini menegaskan pentingnya perencanaan intervensi kesehatan ibu yang berbasis wilayah dan kontekstual, bukan pendekatan seragam secara nasional.

Promotor disertasi ini adalah Prof. Dr. drs. Tris Eryando, M.A., dengan dukungan Prof. dr. Meiwita Paulina Budiharsana, MPA. , Ph.D., dan Dr. Martya Rahmaniati Makful, S.Si., M.Si., sebagai Ko-promotor dan tim penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Besral, S.K.M., M.Sc.; Popy Yuniar, S.K.M., M.M.,Ph.D.; Prof. dr. Kemal Nazaruddin Siregar, S.K.M., M.A., Ph.D.; Dr. Wendy Hartanto, M.A.; Dr. dr. Harimat Hendarwan, M.Kes.

Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi rujukan ilmiah bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menetapkan wilayah prioritas serta merancang kebijakan kesehatan ibu yang lebih efektif dan berkeadilan.

Berdasarkan hasil disertasinya tersebut, Indah Sri Wahyuni berhasil dinyatakan sebagai Doktor dalam bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat. Indah adalah lulusan S3 tahun 2025 yang ke-33, lulusan S3 IKM yang ke-372 dan lulusan S3 di FKM UI yang ke-488.

Melalui promosi doktor ini, FKM UI kembali menunjukkan perannya sebagai pusat unggulan pengembangan ilmu kesehatan masyarakat, khususnya dalam pemanfaatan data nasional dan pendekatan analitik mutakhir untuk menjawab tantangan kesehatan masyarakat Indonesia. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat komitmen FKM UI dalam mendukung pencapaian pembangunan kesehatan nasional dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya di bidang kesehatan ibu dan anak. (wrk)