FKM UI Lepas Lulusan Terbaik pada Wisuda UI Semester Genap 2025/2026, Siap Berkontribusi bagi Kesehatan Masyarakat

Depok, 23 Agustus 2026 – Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) kembali melepas para lulusannya dalam Upacara Wisuda UI Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di Balairung pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Bersama sivitas dari rumpun ilmu kesehatan—Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Ilmu Keperawatan, dan Fakultas Farmasi, sebanyak 576 wisudawan dan wisudawati FKM UI resmi dikukuhkan sebagai lulusan baru UI. 

Momentum ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik sekaligus awal bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu dan berkontribusi kepada masyarakat. Di tengah tantangan kesehatan global, lulusan FKM UI dituntut untuk hadir sebagai generasi yang adaptif, inovatif, dan siap berkolaborasi lintas disiplin dalam memperjuangkan kesehatan bangsa.

Pada periode ini, FKM UI mencatat 357 lulusan berpredikat cum laude dan 15 lulusan berpredikat summa cum laude dari jenjang Sarjana, Magister, dan Doktor. Capaian tersebut terdiri atas 188 lulusan cum laude dan 7 summa cum laude dari program sarjana, 152 cum laude dan 6 summa cum laude dari program magister, serta 17 cum laude dan 2 summa cum laude dari program doktor. Wisudawan terbaik dari jenjang sarjana adalah Duta Catur Agil Darsono, S.K.K.K., dengan IPK 3,95. Pada jenjang magister, wisudawan terbaik diraih Fitria, M.Epid., dengan IPK 3,98. Sementara itu, Dr. Yul Isnadi menjadi wisudawan terbaik jenjang doktor dengan IPK 3,96. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa FKM UI konsisten melahirkan sumber daya manusia berkualitas yang siap berkiprah di masyarakat.

Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di FKM UI diharapkan dapat diterapkan untuk menjawab berbagai persoalan kesehatan di masyarakat. Lulusan FKM UI tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk menggunakan pengetahuan secara tepat, menjaga integritas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rektor Universitas Indonesia Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU dalam prosesi wisuda menyampaikan pesan kepada para lulusan. Dalam sambutannya, Rektor menyoroti perubahan dunia kerja yang semakin dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial. “Perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial akan terus mengubah dunia kerja. Namun, tanggung jawab atas keputusan tetap berada pada manusia. Karena itu, lulusan UI diharapkan mampu menggunakan pengetahuan dan kewenangannya secara bertanggung jawab serta terbuka terhadap kritik,” pesan Rektor UI. 

Pesan tersebut sejalan dengan penekanan Rektor bahwa wisuda merupakan bentuk serah terima amanah. Setelah memperoleh ilmu dan pengalaman di UI, para lulusan memiliki tanggung jawab untuk membawa bekal tersebut kembali kepada masyarakat.

Selain itu sejumlah lulusan FKM UI turut mengambil peran dalam prosesi upacara wisuda tingkat universitas. Syafira Ramadani, S. Gz, dan Duta Catur Agil Darsono, S.K.K.K, menjadi perwakilan FKM UI dalam pelantikan wisudawan oleh Rektor UI. Sementara itu, Dr. Yul Isnadi dipercaya menjadi wakil wisudawan untuk mengucapkan janji wisudawan yang diikuti seluruh peserta wisuda. Dalam janji tersebut, para wisudawan menyatakan komitmen untuk menjunjung tinggi norma ilmiah, setia dan berbakti kepada almamater, serta mengabdikan diri kepada rakyat, bangsa, dan negara.

Kontribusi juga ditunjukkan oleh Cesa Nazwa Kamila, S.K.M, yang mewakili para wisudawan dalam penyerahan simbolis dana abadi UI. Dana tersebut berasal dari kontribusi para wisudawan dan akan digunakan untuk mendukung kemajuan almamater, termasuk pemberian beasiswa bagi mahasiswa yang membutuhkan.

Melalui capaian akademik dan keterlibatan dalam prosesi wisuda, FKM UI kembali melepas para lulusan untuk melanjutkan perjalanan di luar kampus. Dengan bekal ilmu, keterampilan, integritas, dan jejaring yang diperoleh selama menjadi bagian dari FKM UI, para wisudawan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesehatan masyarakat dan pembangunan kesehatan Indonesia. (EAR)