FKM UI Perkuat Kapasitas Dosen Konselor untuk Dukung Kesehatan Mental Mahasiswa

Depok, 5 Mei 2026 — Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) menyelenggarakan Pelatihan Dosen Konselor pada 4–5 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, dengan hari pertama berlangsung daring dan hari kedua secara luring di Ruang Guru Besar FKM UI.

Pelatihan ini diikuti oleh kurang lebih 20 dosen, baik yang telah berpengalaman sebagai konselor maupun yang baru bergabung. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dosen dalam mendampingi mahasiswa, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan mental yang semakin kompleks.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Koordinator Layanan Konseling di Klinik Satelit Makara UI, Ika Malika, M.Psi., Psikolog. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Dekan Bidang Akademik, Penelitian, dan Kemahasiswaan FKM UI, Prof. Dr. Besral, S.K.M., M.Sc., serta Manajer Akademik, Internasionalisasi, Kemahasiswaan, dan Alumni FKM UI, Dr. Laila Fitria, S.K.M., M.K.M.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik, Penelitian, dan Kemahasiswaan FKM UI, Prof. Dr. Besral, S.K.M., M.Sc., menekankan bahwa kesehatan mental mahasiswa saat ini telah menjadi isu yang serius, baik di tingkat nasional maupun global. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan berbagai kajian, angka depresi pada mahasiswa dapat mencapai seperempat hingga setengah dari populasi mahasiswa. Selain itu, kecemasan dan stres juga menjadi tantangan yang banyak dihadapi mahasiswa.

“Kesuksesan akademik tidak hanya ditentukan oleh kapasitas intelektual, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi kesehatan mental serta berbagai faktor lain, seperti lingkungan keluarga dan beban akademik,” ujar Prof. Besral. Ia juga menambahkan bahwa tingkat stres mahasiswa cenderung meningkat pada periode ujian, seperti UTS dan UAS.

Lebih lanjut, Prof. Besral menegaskan pentingnya penguatan peran dosen sebagai konselor. Dosen diharapkan tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendengar yang empatik, pendamping, serta penghubung mahasiswa dengan layanan profesional, seperti Klinik Makara dan Rumah Sakit UI. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pendekatan yang adaptif terhadap perbedaan karakter generasi mahasiswa saat ini, serta penguatan aspek student safety sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kampus yang aman dan suportif.

Dalam sesi pelatihan, narasumber Ika Malika, M.Psi., Psikolog, memaparkan alur kegiatan yang dimulai dari pemahaman karakteristik mahasiswa masa kini, dilanjutkan dengan penguatan konsep dasar konseling dan sikap yang perlu dimiliki oleh dosen konselor. Pada sesi berikutnya, peserta diajak untuk memahami dan mempraktikkan bantuan awal psikologis yang dapat diberikan kepada mahasiswa.

Ia menekankan bahwa bantuan awal psikologis tidak hanya menjadi tanggung jawab dosen konselor, tetapi juga dapat dilakukan oleh siapa saja. Namun, dosen konselor memiliki peran strategis sebagai pihak pertama yang diharapkan mampu mengenali dan merespons kebutuhan mahasiswa secara tepat.

Pelatihan ini juga dirancang agar interaktif, mendorong peserta untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman. Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa kesuksesan akademik mahasiswa tidak hanya bergantung pada kemampuan intelektual, tetapi juga pada kemampuan mereka dalam mengelola berbagai permasalahan yang dihadapi. Perbedaan persepsi terhadap masalah menjadi salah satu tantangan, di mana hal yang dianggap sederhana oleh dosen dapat dirasakan sebagai beban besar oleh mahasiswa.

Selain itu, peningkatan isu kesehatan mental, termasuk munculnya ide untuk menyakiti diri, menjadi perhatian bersama. Oleh karena itu, diperlukan jejaring kepedulian yang kuat, tidak hanya dari layanan profesional, tetapi juga dari lingkungan terdekat mahasiswa, seperti fakultas.

Pelatihan ini juga membekali peserta dengan keterampilan dasar konseling, seperti kemampuan mendengarkan secara empatik, membangun kenyamanan bagi mahasiswa, serta membantu mereka menemukan solusi secara bersama-sama. Dosen konselor diharapkan hadir pada saat yang tepat, memberikan perhatian penuh, serta mampu melakukan observasi yang tajam terhadap kondisi mahasiswa.

Melalui pelatihan ini, FKM UI berkomitmen untuk terus memperkuat dukungan terhadap kesehatan mental mahasiswa serta menciptakan lingkungan akademik yang inklusif, aman, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa di era yang terus berkembang. (wrk)