Jejaring Akademik Dua FKM Diperluas, Riset hingga Supervisi S3 Jadi Bahasan Penjajakan antara FKM UI dan FKM Unhas

Depok, 28 September 2026 – Kolaborasi riset, inovasi, publikasi, dan pendidikan menjadi arah penjajakan kerja sama Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas). Pertemuan tersebut mempertemukan jajaran pimpinan kedua fakultas untuk membahas potensi kerja sama akademik sekaligus memperkenalkan kapasitas masing-masing institusi.

Pertemuan berlangsung pada Kamis, 24 September 2026, di Ruang G209, Gedung A Lantai 2, Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK) UI. Dari FKM UI hadir Dekan Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, S.K.M., M.K.K.K.; Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Ventura, dan Administrasi Umum Prof. Mila Tejamaya, S.Si., MOHS., Ph.D.; Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Besral, S.K.M., M.Sc.; Manajer Kerja Sama, Hubungan Alumni, dan Ventura Dr. Budi Hartono, S.Si., M.K.M.; Prof. Dr. dra. Dewi Susanna, M.S., selaku Pimpinan Jurnal Kesmas; serta Prof. Doni Hikmat Ramdhan, S.K.M., M.K.K.K., Ph.D., selaku Ketua PHIR Lab. Sementara itu, delegasi FKM Unhas terdiri atas Dekan Prof. Ansariadi, S.K.M., M.Sc.PH., Ph.D.; Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni Prof. Yahya Thamrin, S.K.M., M.Kes., M.OHS., Ph.D.; serta Ketua Program Studi PSDKU Jakarta Dr. Indra Fajarwati Ibnu, S.K.M., M.A.

Dekan FKM UI, Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, S.K.M., M.K.K.K., memperkenalkan struktur pimpinan FKM UI sekaligus perkembangan fakultas, termasuk rencana pengembangan program studi serta penguatan jurnal, pusat riset, laboratorium, dan program studi sebagai bagian dari pengembangan institusi. 

Ia menegaskan keterbukaan FKM UI terhadap berbagai bentuk kerja sama, baik melalui pendidikan maupun riset dan inovasi. Menurutnya, pengembangan riset perlu diarahkan hingga menghasilkan inovasi dan tidak berhenti pada publikasi. “Kita mau membicarakan riset biasanya harus langsung lanjut ke publikasi. Kalau langsung lanjut publikasi, ini harus sampai ke inovasi, kalau di kita seperti itu,” ujar Prof. Indri.

Menanggapi dari apa yang disampaikan oleh Prof. Indri, Dekan FKM Unhas Prof. Ansariadi turut menjelaskan perkembangan FKM Unhas yang kini memiliki 10 program studi dan 22 klaster riset atau Thematic Research Group(TRG). Dalam restrukturisasi tersebut, fungsi departemen berada di bawah program studi. Selain itu, FKM Unhas melihat hubungan dengan UI memiliki landasan akademik yang kuat. Selain banyak dosen yang merupakan lulusan UI, jejaring tersebut menjadi modal untuk memperkuat kemitraan kedua institusi, “Alumni UI di Unhas cukup kuat sehingga bisa menjadi perekat hubungan antara Unhas dengan UI,” ujar Prof. Ansariadi.

Pembahasan kemudian dilanjutkan oleh Wakil Dekan Bidang 2 FKM UI Prof. Mila Tejamaya. Ia mengusulkan student exchange bagi mahasiswa S1 dan S2 sebagai salah satu bentuk kerja sama antarkampus. Selain itu, Prof. Mila menawarkan joint supervisor, mengevaluasi kembali peluang matching fund riset, serta mendorong kolaborasi publikasi ilmiah.

Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni FKM Unhas Prof. Yahya Thamrin kemudian memaparkan bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan, yaitu sharing supervisory, joint publication, dan lab support. Melalui sharing supervisory, FKM Unhas mengharapkan dosen atau guru besar FKM UI dapat menjadi ko-promotor mahasiswa S3 Unhas. Sementara itu, joint publication diarahkan untuk mendukung kewajiban publikasi mahasiswa S3, sedangkan lab support mencakup dukungan pengujian sampel penelitian mahasiswa S3 Unhas di PHIR Lab UI. “UI adalah target utama dan pertama untuk penandatanganan MoU sejak saya dilantik menjadi Wakil Dekan,” ujar Prof. Yahya. Ia juga menjelaskan fasilitas Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Unhas di Jakarta yang dapat menjadi bagian dari pengembangan kerja sama.

Diskusi juga turut membahas sejumlah peluang kerja sama lain, termasuk perkembangan pendidikan profesi dan rencana pelatihan Training of Trainer (ToT) untuk mendukung sertifikasi dosen perguruan tinggi yang akan mengajar pada program profesi. Dengan demikian, pertemuan ini menjadi langkah awal bagi FKM UI dan FKM Unhas untuk menjajaki kolaborasi di bidang pendidikan, riset, publikasi, inovasi, supervisi akademik, serta pemanfaatan fasilitas penelitian. (EAR)