Mahasiswi FKM UI Raih Juara 3 Pilmapres UI 2026, Angkat Inovasi Gizi Bencana Berbasis Digital

Depok, 1 April 2026 – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI). Amira Puji Hastuti, mahasiswa Program Studi S-1 Gizi angkatan 2023 sekaligus Juara 1 Mahasiswa Berprestasi (Mapres) FKM UI 2026, berhasil meraih Juara 3 dalam Kompetisi Mahasiswa Berprestasi Tingkat Universitas Indonesia Tahun 2026.

Ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) UI dilaksanakan selama tiga hari, pada 25–27 Maret 2026, melalui serangkaian seleksi yang mencakup penilaian capaian unggulan, tes psikologi, serta kemampuan komunikasi peserta.

Dalam proses tersebut, Amira memaparkan capaian prestasi yang telah diraihnya sekaligus merefleksikan perjalanan di baliknya—mulai dari tantangan, strategi, hingga pembelajaran yang diperoleh dari berbagai pengalaman, seperti kompetisi, kegiatan organisasi, pengembangan karya, serta keterlibatannya sebagai juri.

Selain itu, melalui rangkaian seleksi, Amira juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal dirinya secara lebih mendalam serta belajar dari beragam perspektif peserta lain dari berbagai fakultas.

Dalam kompetisi ini, Amira menghadirkan inovasi berupa gagasan kreatif bertajuk EMERGEN-ZI: Website ChatBot sebagai Sistem Informasi Gizi Bencana Terintegrasi untuk Mengatasi Permasalahan Gizi Anak Akibat Banjir di Desa Kedungwaringin, Kabupaten Bogor. Inovasi ini berfokus pada pengembangan platform digital yang mengintegrasikan berbagai aspek penanggulangan masalah gizi dalam situasi bencana. Melalui sistem ini, diharapkan koordinasi data, distribusi bantuan, serta pemantauan status gizi kelompok rentan dapat dilakukan secara lebih efektif, cepat, dan terintegrasi.

Tak hanya unggul dalam inovasi, Amira juga menunjukkan kemampuan komunikasi global melalui sesi pidato berbahasa Inggris. Dalam pidatonya yang mengangkat isu overfishing, ia menyoroti dampak eksploitasi sumber daya laut yang berlebihan terhadap keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan kehidupan manusia, sekaligus mengajak audiens untuk lebih peduli terhadap praktik perikanan yang berkelanjutan.

Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, S.K.M., M.K.K.K., memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian gemilang yang diraih. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa FKM UI mampu mensinergikan keunggulan akademik dengan inovasi yang menjawab tantangan kesehatan masyarakat saat ini.

“Prestasi ini adalah cerminan kualitas mahasiswa FKM UI yang tidak hanya cerdas secara teoretis, tetapi juga responsif terhadap problematika riil di lapangan melalui inovasi yang relevan,” ujar Prof. Indri dalam keterangannya. Beliau pun berharap torehan prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lain untuk terus memperluas kontribusi, baik di kancah nasional maupun internasional.

Keberhasilan ini kian mempertegas posisi mahasiswa FKM UI sebagai agen perubahan yang tidak hanya berjaya di ruang kelas, tetapi juga adaptif terhadap permasalahan riil di masyarakat. Melalui integrasi antara keunggulan akademik dan kepedulian lingkungan, inovasi yang dihadirkan terbukti mampu memberikan dampak nyata yang signifikan.

Ke depan, prestasi yang diraih Amira diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi, berinovasi, dan berkontribusi dalam menjawab berbagai tantangan kesehatan masyarakat, baik di tingkat nasional maupun global. (wrk)