Melaju di Awal Tahun: FKM UI Catatkan Capaian Kinerja Positif 43% pada Triwulan I 2026

Depok, 20 April 2026 – Memasuki tahun 2026, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan target institusi. Berdasarkan laporan capaian kinerja terbaru, FKM UI berhasil menutup Triwulan I (TW 1) tahun 2026 dengan total capaian kinerja mencapai 43%. Angka ini merefleksikan gerak cepat seluruh elemen fakultas dalam merespons target yang ditetapkan oleh universitas. 

Tahun ini, Universitas Indonesia memberikan mandat berupa 86 indikator capaian kinerja yang didistribusikan secara strategis ke berbagai bidang di lingkungan FKM UI. Sebaran indikator tersebut mencakup 27 indikator pada Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, 17 indikator pada Bidang Riset dan Inovasi, 14 indikator pada Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Sumber Daya, 12 indikator pada Badan Penjaminan Mutu dan Pengawas Internal, 9 indikator pada Badan Kerja Sama dan Kewirausahaan, serta 7 indikator pada Bidang Infrastruktur dan Fasilitas. Seluruh indikator ini telah diturunkan ke setiap unit kerja guna memastikan sinergi dalam mencapai visi fakultas.

Capaian positif di tingkat fakultas didorong oleh performa progresif dari berbagai unit kerja. Unit Sumber Daya dan Pengelolaan Fasilitas mencatatkan progres tertinggi sebesar 64%, diikuti oleh Unit Akademik, Kemahasiswaan, Internasionalisasi, dan Alumni sebesar 43%, serta Unit Riset dan Pengabdian Masyarakat sebesar 42%. Sementara itu, Unit Penjaminan Mutu Akademik, Audit, dan Etik meraih 38%, diikuti Unit Kerja Sama dan Ventura sebesar 29%, dan Unit Tata Kelola dan Public Relations sebesar 28%.

Di tingkat departemen, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK) memimpin dengan capaian 22,59%, disusul Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebesar 21,11%, dan Departemen Biostatistik sebesar 7,82%. Pada jenjang Program Studi, S3 Epidemiologi menunjukkan performa unggul dengan capaian 41,11%, diikuti oleh S1 K3 sebesar 30,85% dan S1 Kesehatan Masyarakat sebesar 28,67%.

Meskipun mencatatkan capaian progresif, FKM UI masih menghadapi sejumlah tantangan strategis yang memerlukan penanganan segera, terutama terkait kualitas layanan akademik dan kesejahteraan mahasiswa. Penurunan skor evaluasi dosen (EDOM) di beberapa program studi serta meningkatnya kebutuhan akan penanganan kesehatan mental mahasiswa menjadi perhatian utama, yang mendorong rencana penguatan Badan Konseling Mahasiswa (BKM) agar memiliki SOP dan sistem rujukan yang lebih formal. Di sisi lain, hambatan teknis seperti keterlambatan pelaporan data kinerja pada sistem SISKA serta kendala dalam pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) akibat pembatasan akses data dari instansi mitra turut menjadi catatan evaluasi bagi manajemen.

Di sektor riset dan fasilitas, fakultas terus berupaya mengatasi penurunan citescore pada publikasi ilmiah serta keterbatasan dana untuk menghadirkan pakar internasional guna mendongkrak kualitas jurnal. Tantangan infrastruktur juga mengemuka, mulai dari kebutuhan renovasi gedung dan perbaikan sarana penunjang di departemen hingga optimasi program Green Metric yang masih dalam tahap penjajakan. Untuk merespons hal tersebut, FKM UI tengah menyiapkan langkah strategis melalui restrukturisasi unit kerja, penyempurnaan klausul hak publikasi dalam perjanjian kerja sama, serta penguatan skema pendanaan mandiri guna memastikan standar keunggulan institusi tetap terjaga di tengah dinamika akademik yang ada.

Rapat pimpinan ini juga menjadi momentum untuk membahas kebijakan strategis jangka panjang, mulai dari persiapan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2027 hingga rencana renovasi fasilitas gedung demi kenyamanan belajar-mengajar. FKM UI juga tengah mematangkan pengembangan program pendidikan melalui skema kelas kerja sama dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), serta merumuskan strategi peningkatan pendapatan non-Biaya Pendidikan (BP) melalui perluasan kemitraan strategis dengan sektor industri dan organisasi global.

Melalui monitoring dan evaluasi berkala ini, FKM UI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja institusi secara berkelanjutan. Hasil capaian ini tidak hanya menjadi angka statistik, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan dan inovasi nyata guna mewujudkan FKM UI sebagai institusi yang unggul, adaptif, dan memiliki daya saing global di masa depan. (wrk/dpw)