Memperkuat Sinergi Nasional: FKM UI Dorong Internasionalisasi dan Inovasi Sertifikasi K3 Melalui Kolaborasi Berdampak

Jakarta, 26 Februari 2026 – Menyadari bahwa tantangan kesehatan kerja di masa depan memerlukan sinergi yang kokoh antara akademisi dan regulator, Pimpinan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) kembali memperkuat kolaborasi yang berdampak dengan jajaran pemerintahan. Hal ini diwujudkan melalui kehadiran jajaran pimpinan dalam undangan resmi Kementerian Ketenagakerjaan RI pada acara pembukaan Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum yang juga dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, Ph.D.

Langkah ini bukan sekadar pemenuhan undangan formal, melainkan bentuk nyata dari komitmen FKM UI dalam menyelaraskan visi pendidikan dengan kebutuhan industri nasional. Dalam kesempatan tersebut, Guru Besar FKM UI, Prof. Fatma Lestari, S.Si., M.Si., Ph.D., yang juga menjabat sebagai salah satu Ketua Dewan K3 Nasional, memaparkan langkah-langkah strategis fakultas ke depan. Fokus utama yang disampaikan adalah akselerasi program internasionalisasi serta peningkatan jenjang pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Menuju Pendidikan K3 Kelas Dunia

FKM UI berencana memperluas kontribusinya melalui rencana pembukaan Program Studi Doktor (S3) K3 serta program Dual Degree Magister (S2) K3. Langkah ini diambil sebagai bagian dari visi internasionalisasi pendidikan K3 agar lulusan Indonesia memiliki daya saing yang diakui secara global dan mampu menjawab tantangan kompleks di tingkat internasional.

Inovasi Sertifikasi untuk Lulusan Muda

Sejalan dengan visi tersebut, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Ventura, dan Administrasi Umum FKM UI, Mila Tejamaya, S.Si., MOHS., Ph.D., menyampaikan sebuah usulan inovatif bagi para mahasiswa. Wakil Dekan FKM UI ini mendorong adanya mekanisme agar alumni S1 K3 dapat memperoleh sertifikat Ahli K3 Umum sebagai Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).

Usulan ini menekankan pentingnya mekanisme penilaian portofolio, di mana kompetensi yang telah dibangun selama masa kuliah dapat diakui secara profesional. Hal ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi lulusan muda dalam memasuki dunia kerja dengan kesiapan sertifikasi yang mumpuni.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara universitas dan Kementerian Ketenagakerjaan. Dengan kolaborasi yang berdampak ini, FKM UI optimis dapat terus melahirkan sumber daya manusia unggul yang akan menjaga keselamatan dan kesehatan pekerja di seluruh pelosok negeri. (dp)