Depok, 2 Juni 2026 – Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) terus mengukuhkan komitmennya untuk menjadi institusi yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata (impactful) bagi masyarakat dan bangsa. Komitmen luhur tersebut kembali diwujudkan melalui pertemuan strategis antara Dewan Guru Besar FKM UI dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI) pada Senin, 2 Juni 2026, bertempat di Gedung A RIK, Kampus UI Depok.
Dipimpin oleh Guru Besar K3 FKM UI, Prof. Fatma Lestari, S.Si., M.Si., Ph.D., rapat koordinasi ini berfokus pada penyusunan rencana kerja sama komprehensif yang memadukan kekuatan akademik dan data sektoral untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan nasional. Pertemuan ini turut dihadiri oleh jajaran FKM UI, termasuk Dekan FKM UI, Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, S.K.M., M.K.K.K., serta perwakilan dari Kemenaker RI.
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah implementasi Program Associate Research. Melalui program ini, FKM UI dan Kemenaker RI akan bersinergi dalam penelitian terapan guna memperkuat penyusunan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Kolaborasi riset ini akan membidik berbagai isu strategis dan prioritas nasional, mulai dari analisis pasar tenaga kerja, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), kesehatan pekerja, informalitas tenaga kerja, hingga transisi menuju pekerjaan hijau (green jobs).
Langkah ini diambil sebagai respons profesional atas tantangan struktur ekonomi nasional yang masih didominasi sektor informal dan nilai tambah yang rendah. Dengan akses data yang terintegrasi dan akuntabel—seperti data kecelakaan kerja dan pasar tenaga kerja milik Kemenaker—kedua belah pihak juga menjajaki pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk analisis prediktif berskala besar demi perlindungan pekerja yang lebih optimal.
Sebagai bagian dari perwujudan visi “Luhur dan Unggul”, FKM UI tengah mengakselerasi pengembangan sistem inovatif bernama “Pohon Pengetahuan” (Knowledge Tree) serta integrasi profil riset internal sejenis Google Scholar. Sistem yang ditargetkan meluncur bulan depan ini akan memetakan keahlian peneliti dan riwayat kolaborasi lintas departemen maupun fakultas, sehingga memudahkan penyelarasan antara kepakaran akademisi dengan kebutuhan riwayat riset riil di Kementerian.
Tak hanya itu, pilar pendidikan tinggi juga diperkuat melalui peluang pemanfaatan Program S3 by Research bagi jajaran praktisi ketenagakerjaan, dengan standar publikasi yang ketat dan dukungan skema pendanaan strategis, termasuk beasiswa LPDP.
Kerjasama institusional ini juga akan menyentuh aspek pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (NKB), peningkatan tata kelola jurnal ilmiah menuju indeksasi Scopus, hingga program profesor tamu (visiting professor) skala internasional.
Pertemuan ini menjadi batu pijakan penting yang merefleksikan nilai-nilai FKM UI dalam membangun kemitraan yang impactful. Melalui integrasi antara ilmu kesehatan masyarakat, keselamatan kerja, dan kebijakan ketenagakerjaan, kolaborasi FKM UI dan Kemenaker RI diharapkan melahirkan solusi konkret yang aplikatif, beretika, dan berdampak luas bagi penguatan ekosistem ketenagakerjaan dan perlindungan seluruh tenaga kerja di Indonesia. (dpw)

