Depok, 9 Januari 2026 — Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) menyelenggarakan Sidang Terbuka Promosi Doktor pada Program Studi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat pada Jumat (9/1). Pada kesempatan tersebut, Etik Retno Wiyati berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Strategi Peningkatan Resiliensi Rumah Sakit Wisata Medis di Indonesia”.
Disertasi ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah warga negara Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri, yang menunjukkan masih lemahnya resiliensi rumah sakit wisata medis di dalam negeri serta berdampak pada kerugian devisa nasional. Penelitian yang dilakukan Etik ini bertujuan mengembangkan model penilaian tingkat resiliensi rumah sakit wisata medis serta merumuskan strategi peningkatan resiliensi yang aplikatif dan kontekstual bagi Indonesia.
Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen, dengan melibatkan pemangku kebijakan, asosiasi profesi, akademisi, manajemen rumah sakit, masyarakat pengguna layanan medis luar negeri, serta dokter diaspora. Penelitian ini menerapkan teknik triangulasi sumber dan metode untuk menjaga validitas data.
Hasil penelitian dari Etik ini menghasilkan model penilaian resiliensi rumah sakit wisata medis yang terdiri dari 7 dimensi dan 45 indikator, yaitu Strategic Planning, Governance, Leadership and Culture, Health Quality Service, Health Resources, Networking and Marketing, serta Continuous Improvement and Learning. Pengukuran menggunakan model tersebut menunjukkan bahwa tingkat resiliensi rumah sakit wisata medis di Indonesia secara umum berada pada kategori sedang, sehingga memerlukan strategi peningkatan yang terintegrasi dan lintas sektor.
Selain itu, penelitian ini juga merumuskan strategi peningkatan resiliensi yang disusun melalui analisis SWOT, masukan pemangku kepentingan, serta pembelajaran dari praktik terbaik di beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan Korea Selatan. Strategi tersebut dipetakan ke dalam empat perspektif Balanced Scorecard, yaitu Finance, Customer, Internal Process, serta Learning dan Growth, sebagai dasar penyusunan roadmap peningkatan resiliensi rumah sakit wisata medis di Indonesia dalam lima tahun ke depan.
Sidang promosi doktor ini dipimpin oleh Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, S.K.M., M.K.K.K., sebagai Ketua Sidang, dengan Promotor Prof. Dumilah Ayuningtyas, M.A.R.S., serta Ko-promotor Prof. dr. Amal Malik C. Sjaaf, S.K.M., Dr. PH., dan Prof. Dr. drg. Wachyu Sulistiadi, M.A.R.S. Tim penguji yang terdiri dari Prastuti Soewondo, S.E., M.P.H., Ph.D. selaku Ketua Tim Penguji, dengan anggota Prof. Asnawi Abdullah, BSc.PH, MHSM, MSc.HPPF, DLSHTM, Ph.D.; Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D., AAK.; Dr. dr. Harimat Hendarwan, M.Kes.; serta Destanul Aulia. SKM., MBA., MEc., Ph.D. Melalui penelitian ini, FKM UI kembali menegaskan perannya dalam menghasilkan karya ilmiah strategis yang berkontribusi pada penguatan sistem kesehatan nasional dan daya saing Indonesia di bidang wisata medis.
Berdasarkan hasil disertasinya tersebut, Etik berhasil meraih gelar Doktor dalam Bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat. Etik adalah lulusan S3 IKM tahun 2026 yang ke-4, lulusan S3 IKM yang ke 376 dan lulusan S3 di FKM UI secara keseluruhan yang ke-493. (wrk)

