Selamat Jalan, Prof. Dr. drs. Tris Eryando, M.A.: Guru Besar FKM UI yang Mendedikasikan Hidupnya bagi Penguatan Biostatistik, Kependudukan, dan Kesehatan Masyarakat Indonesia

Segenap sivitas akademika Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) berduka cita atas wafatnya Prof. Dr. drs. Tris Eryando, M.A., Guru Besar Departemen Biostatistik dan Kependudukan FKM UI, pada Selasa, 21 Juli 2026.

Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, mahasiswa, alumni, serta seluruh komunitas kesehatan masyarakat di Indonesia. Sosok Prof. Tris akan selalu dikenang sebagai akademisi yang rendah hati, berdedikasi tinggi, dan konsisten mengabdikan ilmu pengetahuan untuk kemajuan kesehatan masyarakat melalui pengembangan biostatistik, epidemiologi spasial, kependudukan, serta sistem informasi kesehatan.

Lahir di Banjarmasin pada 10 Juli 1962, Prof. Tris menempuh pendidikan Sarjana Geografi di Universitas Indonesia, kemudian melanjutkan studi Master of Applied Population Research di University of Exeter, Inggris, sebelum meraih gelar Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat di Universitas Indonesia. Perjalanan akademiknya mencerminkan ketekunan yang mengantarkannya menjadi Guru Besar FKM UI pada tahun 2024.

Sejak bergabung sebagai dosen FKM UI pada tahun 1989, Prof. Tris mendedikasikan lebih dari tiga dekade hidupnya untuk pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Beliau mengemban berbagai amanah akademik, termasuk sebagai Ketua Departemen Biostatistik dan Kependudukan FKM UI hingga tahun 2025, dengan kepemimpinan yang berorientasi pada penguatan kualitas pendidikan, riset, serta kolaborasi lintas disiplin.

Dalam dunia akademik, Prof. Tris dikenal sebagai ilmuwan yang produktif. Beliau menghasilkan ratusan karya ilmiah, publikasi bereputasi, buku, hingga inovasi yang memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu kesehatan masyarakat. Bidang kepakarannya meliputi analisis spasial kesehatan, epidemiologi malaria dan penyakit menular, sistem informasi kesehatan, kesehatan ibu dan anak, stunting, tuberkulosis, transformasi digital kesehatan, hingga pemanfaatan machine learning dalam kesehatan masyarakat. Gagasan dan penelitiannya telah menjadi rujukan dalam pengembangan kebijakan maupun praktik kesehatan masyarakat di tingkat nasional dan internasional.

Selain aktif sebagai peneliti, Prof. Tris juga dikenal sebagai pendidik yang membimbing dengan penuh kesabaran dan keteladanan. Banyak mahasiswa, peneliti muda, serta kolega merasakan manfaat dari keluasan wawasan, kecermatan metodologis, dan kemurahan hati beliau dalam berbagi ilmu. Di ruang kelas maupun dalam proses penelitian, beliau senantiasa menanamkan pentingnya berpikir ilmiah, menjunjung integritas akademik, serta menghasilkan riset yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kepergian Prof. Tris merupakan kehilangan besar bagi FKM UI dan dunia kesehatan masyarakat Indonesia. Namun, warisan pemikiran, karya ilmiah, dedikasi, serta nilai-nilai keteladanan yang beliau tinggalkan akan terus hidup melalui para mahasiswa, kolega, dan generasi penerus yang pernah belajar dan berkarya bersama beliau.

Segenap pimpinan dan sivitas akademika Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan.

Selamat jalan, Prof. Dr. drs. Tris Eryando, M.A.

Terima kasih atas pengabdian, ilmu, dan keteladanan yang telah Bapak wariskan. Semoga Allah Swt. menerima seluruh amal ibadahmu, melapangkan kuburmu, menempatkanmu di tempat terbaik di sisi-Nya, serta memberikan ketabahan dan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Allahummaghfirlahu, warhamhu, wa’afihi wa’fu’anhu…