Jakarta, 21 Januari 2026 – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Institut Kesehatan Hermina (Inkesna) dalam upaya penguatan Tridharma Perguruan Tinggi di bidang kesehatan masyarakat. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut dilaksanakan di Gedung Hermina Tower Lantai 16, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Rabu, 21 Januari 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dari kedua belah pihak, termasuk Direktur Utama PT Medikaloka Hermina Tbk, Dr. Yulisar Khiat, S.E., M.A.R.S.; Ketua Yayasan Pedidikan Hermina, drg. Susy Setiawaty, M.A.R.S., FISQua, Wakil Rektor I Institut Kesehatan Hermina, Dr. Shinta Silaswati, S.Kp., M.Sc., FISQua., serta jajaran Dekanat FKM UI. Kolaborasi ini mencakup lingkup pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, peningkatan mutu publikasi, dan pengembangan SDM.
Dalam sambutannya, Dekan FKM UI, Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, S.K.M., M.K.K.K., menyampaikan apresiasi dan menyambut baik inisiatif kolaborasi ini. Prof. Indri menekankan bahwa integrasi antara institusi pendidikan dan penyedia layanan kesehatan merupakan kunci dalam menjawab tantangan kesehatan global yang semakin kompleks.
“Kami menyambut gembira kerja sama ini sebagai langkah konkret untuk menyinergikan kapasitas akademik FKM UI dengan jejaring praktis yang dimiliki Institut Kesehatan Hermina,” ujar Dekan FKM UI. “Harapan kami ke depan, kolaborasi ini dapat menghasilkan terobosan baru yang tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa dan dosen, tetapi juga berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat secara luas,” tambahnya.
Sementara itu Direktur Utama PT Medikaloka Hermina Tbk, Dr. Yulisar Khiat, S.E., M.A.R.S., memaparkan visi besar di balik kolaborasi ini. Memiliki jejaring yang saat ini mencakup 55 rumah sakit dan ditargetkan mencapai 70 rumah sakit pada tahun 2030, ketersediaan SDM manajemen RS yang “siap pakai” menjadi prioritas utama Hermina.
“Kami berharap kolaborasi ini memperkuat riset terapan dan membantu Institut Kesehatan Hermina meraih akreditasi unggul (BAN-PT/LAMPTKes),” ujar Dr. Yulisar. Ia juga menyoroti nilai tambah berupa co-teaching dan dosen praktisi yang akan membawa kasus nyata rumah sakit ke dalam ruang kelas.
Selain seremoni penandatanganan, pertemuan ini menjadi forum strategis untuk membedah peluang pengembangan kompetensi melalui pemaparan Program Magister Kajian Administrasi Rumah Sakit (KARS) FKM UI oleh Dr. drg. Masyitoh, M.A.R.S. Dalam sesi tersebut, ditekankan pentingnya kurikulum yang adaptif untuk mencetak manajer rumah sakit yang mampu menjawab tantangan industri masa depan.
Tak kalah penting, upaya penguatan literasi ilmiah juga dibahas secara mendalam oleh Ketua Editor Jurnal Kesmas, Prof. Dr. dra. Dewi Susanna, M.Kes. Prof. Dewi memaparkan peran krusial publikasi ilmiah bereputasi sebagai sarana bagi praktisi dan akademisi di jaringan Hermina untuk mendiseminasikan riset terapan serta inovasi layanan kesehatan ke kancah nasional maupun internasional.
Kerja sama strategis antara FKM UI dan Institut Kesehatan Hermina ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pengembangan kolaborasi yang berkelanjutan dan berdampak nyata. Melalui sinergi akademik dan praktik layanan kesehatan, kedua institusi berkomitmen untuk bersama-sama mendorong lahirnya inovasi, peningkatan kapasitas SDM, serta kontribusi konkret bagi penguatan sistem kesehatan masyarakat di Indonesia, sejalan dengan semangat FKM UI yang berjiwa luhur dan berkinerja unggul. (dpw)

