FKM UI Buka Public Health Study Tour ke-19, Perkuat Kolaborasi Internasional dan Pembelajaran Global

Depok, 8 Desember 2025 — Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional dan memperkuat pengalaman pembelajaran global bagi mahasiswa melalui penyelenggaraan Public Health Study Tour (PHST) Batch ke-19. Dibuka pada Senin, 8 Desember 2025 di Ruang Rapat PA 209, Gedung RIK UI, kegiatan yang telah berlangsung hampir satu dekade ini menjadi salah satu program unggulan kerja sama antara FKM UI dan Australian Consortium for In-Country Indonesian Studies (ACICIS).

Program PHST tahun ini diikuti oleh 26 mahasiswa dari 8 universitas di Australia, dengan dukungan penuh dari tim ACICIS dan pendampingan student buddies FKM UI. Kehadiran peserta dari berbagai institusi menjadikan program ini sebuah ruang pembelajaran lintas budaya sekaligus platform penguatan pemahaman terhadap isu-isu kesehatan masyarakat di Indonesia dari perspektif global.

Dalam sambutannya, Manajer Pendidikan FKM UI, Dr. Laila Fitria, S.K.M., M.K.M., menyampaikan apresiasinya atas keberlanjutan kolaborasi strategis ini. “Dengan penuh sukacita saya hadir di sini untuk secara resmi membuka program kolaboratif antara Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) dan Australian Consortium for In-Country Indonesian Studies (ACICIS). Kami sangat senang menyambut 26 peserta mahasiswa yang mewakili 8 universitas dari Australia,” tutur Dr. Laila. “Public Health Study Tour pertama kali diselenggarakan pada tahun 2016. Hari ini, ketika kita membuka program yang telah memasuki batch ke-19, kita menandai momen penting dalam kerja sama yang telah berlangsung hampir sepuluh tahun. Kolaborasi jangka panjang ini luar biasa karena memberikan manfaat nyata bagi banyak pihak — memperkuat hubungan kelembagaan antara FKM UI dan ACICIS, memberi pengalaman belajar praktis yang berharga bagi peserta, serta membuka peluang pemahaman lintas budaya dan jejaring profesional bagi student buddies FKM UI,” tambah Dr. Laila.

Dalam kesempatan yang sama, Kasubdit Layanan Internasional dan Mahasiswa Asing, Direktorat Pendidikan Internasional UI, Nurul Tri Wirastiningtyas, S.Hum., M.Sc., turut menyampaikan sambutan hangat kepada seluruh peserta program. Ia menyatakan rasa syukur dan apresiasinya atas kehadiran para mahasiswa Australia dalam kegiatan yang telah berlangsung konsisten setiap tahun ini.

“Kami bersyukur atas kehadiran para peserta di sini. Kami berharap kalian dapat memperoleh banyak pengalaman dan pembelajaran selama mengikuti program ini. Semoga kesempatan ini dapat memperluas persahabatan dengan para mahasiswa kami serta memperkaya wawasan kalian mengenai kesehatan masyarakat di Indonesia, sekaligus memperkuat pemahaman tentang kesehatan masyarakat dalam konteks global,” tutur Nurul.

Ucapan tersebut mempertegas komitmen UI dalam mendukung mobilitas akademik internasional, sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa asing untuk memahami konteks kesehatan masyarakat Indonesia melalui pengalaman langsung di lapangan.

Lebih lanjut, Dr. Laila menjelaskan bahwa PHST menawarkan pengalaman belajar komprehensif tentang kesehatan masyarakat di Indonesia. Selama dua minggu kegiatan berlangsung, peserta mengikuti serangkaian seminar tematik yang disampaikan oleh dosen dan praktisi terkemuka, di antaranya Sistem Kesehatan di Indonesia oleh Prof. Purnawan Junadi; Penyakit Terabaikan (Neglected Diseases) oleh Dr. dr. Tri Yunis Miko W., M.Sc.; Dampak Perubahan Iklim terhadap Kesehatan Ibu dan Anak oleh dr. Heru Kasidi, M.Sc.; Penyakit Tidak Menular di Indonesia oleh Dr. rer.medic. drg. Dwi Gayatri, M.P.H.; Manajemen Bencana oleh Prof. Indri Hapsari, S.K.M., M.K.K.K., Ph.D.; Keamanan Pangan (Food Safety) oleh dr. Agustin Kusumayati, M.Sc., Ph.D.; Kesehatan Jiwa di Indonesia oleh Prof. Dr. Budi Anna Keliat, S.Kp., M.App.Sc.; Tembakau dan Remaja oleh Dr. dra. Rita Damayanti, M.S.P.H.; Update Stunting dan Pengalaman Indonesia oleh dr. Fathimah Sulistyowati Sigit, M.Res., Ph.D.; Perkembangan Kependudukan oleh Prof. Dra. Omas Bulan Samosir, Ph.D., serta Pencegahan Demam Berdarah dan Malaria oleh Prof. Dr. dr. Sabarinah, M.Sc.

Peserta juga mengikuti kelas Bahasa Indonesia di LBI UI untuk mendukung adaptasi lintas budaya. Materi bahasa mencakup sapaan dasar, percakapan umum, hingga kosakata yang relevan untuk kebutuhan sehari-hari selama berada di Indonesia.

Selain sesi seminar, PHST memperkaya pengalaman peserta dengan kunjungan lapangan ke berbagai institusi seperti ke rumah sakit, fasilitas pengelolaan sampah TPS3R, puskesmas, dan berbagai NGO, serta kegiatan budaya di Jakarta, Depok, Bogor, dan Yogyakarta.

Kegiatan ini juga dilengkapi dengan eksplorasi budaya di Taman Mini Indonesia Indah, Kebon Agung, serta city tour di Jakarta, Depok, dan Yogyakarta, untuk memberi pemahaman kontekstual tentang keberagaman sosial dan budaya Indonesia.

Pelaksanaan Public Health Study Tour yang konsisten hingga batch ke-19 ini menjadi bukti nyata komitmen FKM UI dalam menghadirkan pendidikan berstandar global, memperkuat jejaring akademik internasional, serta memberikan pengalaman pembelajaran langsung bagi mahasiswa lintas negara. Dengan semangat kolaboratif dan interkultural, FKM UI berharap PHST terus memberikan manfaat nyata bagi pengembangan kompetensi generasi muda di bidang kesehatan masyarakat. (wrk)