Depok, 19 Januari 2026 — Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) kembali menegaskan perannya sebagai rujukan pendidikan kesehatan masyarakat nasional dengan menerima kunjungan edukatif dari SMA Al Azhar 15 Semarang dan SMAN 7 Padang, Senin (19/1). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen FKM UI dalam memperluas literasi pendidikan tinggi serta memperkenalkan keunggulan keilmuan kesehatan masyarakat kepada calon mahasiswa sejak dini.
Kunjungan yang berlangsung di Ruang Promosi Program Doktor FKM UI ini diikuti oleh para siswa dan guru pendamping. Para peserta memperoleh pemaparan komprehensif mengenai sistem pendidikan, ragam program studi, serta peluang pengembangan diri di FKM UI.
Manajer Akademik, Kemahasiswaan, Internasionalisasi, dan Alumni FKM UI, Dr. Laila Fitria, S.K.M., M.K.M., dalam paparannya menekankan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks.
“FKM UI tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk lulusan yang memiliki kepedulian sosial, kemampuan kepemimpinan, dan wawasan global. Kami ingin mahasiswa tumbuh sebagai agen perubahan di bidang kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Dari perspektif keilmuan gizi, Kaprodi S1 Gizi FKM UI, dr. Fathimah S. Sigit, M.Res., Ph.D., menjelaskan bahwa pendidikan gizi kesehatan masyarakat memiliki peran strategis dalam pembangunan manusia. “Isu gizi tidak hanya berkaitan dengan individu, tetapi juga kebijakan dan sistem. Di FKM UI, mahasiswa kami bekali dengan pendekatan ilmiah dan kontekstual agar mampu berkontribusi nyata dalam perbaikan status gizi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Prodi S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Abdul Kadir, M.Sc., menyoroti relevansi bidang K3 di dunia kerja saat ini. “Keselamatan dan kesehatan kerja adalah investasi jangka panjang bagi produktivitas bangsa. Lulusan K3 FKM UI dipersiapkan untuk mampu menjawab kebutuhan industri, pemerintah, dan masyarakat secara profesional,” ungkapnya.
Dari bidang kesehatan lingkungan, Sekretaris Prodi S1 Kesehatan Lingkungan, Dr. Al Asyary, S.K.M., M.P.H., menegaskan bahwa tantangan kesehatan lingkungan semakin membutuhkan pendekatan multidisiplin. “Permasalahan lingkungan berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. Melalui pendidikan di FKM UI, kami mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis dan solutif dalam menjawab isu-isu lingkungan yang berkelanjutan,” tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Prodi S1 Kesehatan Masyarakat, Dr. Eng. Stevan Deby Anbiya, S.K.M., M.K.K.K., menekankan luasnya cakupan keilmuan kesehatan masyarakat. “Kesehatan masyarakat adalah bidang yang sangat dinamis, mulai dari promosi kesehatan hingga kebijakan dan sistem kesehatan. Kami berharap siswa dapat melihat bahwa lulusan Kesmas memiliki peran strategis di berbagai sektor pembangunan,” katanya.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa tampak antusias menggali informasi seputar jalur masuk Universitas Indonesia, kehidupan kampus, hingga prospek karier lulusan FKM UI.
Melalui kunjungan ini, FKM UI terus berupaya membangun jejaring pendidikan, menginspirasi generasi muda, serta menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan berdampak. Sejalan dengan semangat FKM UI Berjiwa Luhur dan Berkinerja Unggul, fakultas berkomitmen mencetak insan kesehatan masyarakat yang berintegritas, unggul secara keilmuan, dan berkontribusi nyata bagi bangsa dan masyarakat. (wrk)

