RUJAK FKM UI 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Ruang Belajar dan Pemberdayaan Kesehatan bagi Warga Pasar Minggu

Jakarta, 23 Agustus 2026 — Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) melalui Departemen Sosial Masyarakat BEM IM FKM UI 2026 resmi membuka rangkaian Rumah Belajar dan Kakak Asuh (RUJAK) FKM UI 2026 di RW 01 Pasar Minggu. Mengusung pendekatan community development, program ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan sekaligus mendampingi masyarakat dalam menghadapi tantangan di bidang pendidikan dan kesehatan lingkungan.

RUJAK FKM UI 2026 dirancang tidak hanya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, tetapi juga mendorong tumbuhnya kemandirian warga dalam mengenali dan mengatasi persoalan di lingkungan mereka. Melalui pendidikan non-formal bagi Adik Asuh serta pembekalan berbasis praktik bagi warga, program ini berupaya menghadirkan proses belajar yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dan dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Pembukaan RUJAK FKM UI 2026 turut dihadiri oleh Achmad Fauzi, selaku Kepala RW 01 Pasar Minggu, serta Dr. Laila Fitria, S.K.M., M.Kes., selaku Manajer Kemahasiswaan FKM UI. Kehadiran perwakilan masyarakat dan FKM UI tersebut menjadi bagian penting dalam membangun hubungan kolaboratif sejak awal pelaksanaan program.

Dalam sambutannya, Achmad Fauzi menyoroti pentingnya pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman dan karakteristik generasi muda. 

“Saya meminta kakak-kakak untuk dapat mengajar adik-adik sesuai dengan zamannya karena juga tidak terlalu jauh perbedaan umurnya. Itu yang kami nantikan,” ungkapnya.

Manajer Akademik, Internasionalisasi, Kemahasiswaan, dan Alumni FKM UI, Dr. Laila Fitria, S.K.M., M.Kes. menekankan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat dapat menjadi bagian dari proses pengembangan mahasiswa secara lebih luas. 

“Pengmas ini bukan hanya sekadar organisasi, tapi juga bisa mendukung akademik para mahasiswa. Semoga ilmunya tidak hanya berhenti untuk adik-adik, tapi bisa bermanfaat juga bagi para orang tua,” jelasnya.

Hal tersebut sejalan dengan konsep RUJAK FKM UI 2026 yang menempatkan mahasiswa sebagai fasilitator dalam proses pemberdayaan masyarakat. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, mahasiswa tidak hanya berbagi pengetahuan, tetapi juga belajar memahami kebutuhan, kondisi, serta persoalan yang dihadapi masyarakat.

Najah Aqila Sahrani, selaku Kepala Sekolah RUJAK FKM UI 2026, menyampaikan bahwa amanah tersebut menghadirkan rasa bangga, senang, sekaligus tantangan dalam merancang rangkaian program. Menurutnya, RUJAK FKM UI 2026 bukan sekadar program kerja pengabdian masyarakat, melainkan ruang belajar dan tempat untuk menebar kebermanfaatan bagi Adik Asuh, warga, mahasiswa, serta seluruh pihak yang terlibat.

“InsyaAllah program yang kami bawakan akan seru dan sesuai dengan perkembangan zaman, jadi adik-adik tidak hanya belajar, tapi juga sambil bermain dan praktik langsung,” tuturnya.

Ia berharap seluruh rangkaian persiapan hingga pelaksanaan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Selain bermanfaat bagi Adik Asuh dan lingkungan sekitar, RUJAK FKM UI 2026 diharapkan dapat meninggalkan kesan hangat, pengalaman bermakna, serta rasa kekeluargaan bagi seluruh pihak yang terlibat.

oplus_32

Pendekatan tersebut diterapkan melalui dua fokus utama, yaitu pendidikan dan kesehatan lingkungan. Dalam bidang pendidikan, RUJAK menghadirkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang ditujukan untuk membantu anak-anak RW 01 Pasar Minggu melalui pembelajaran non-formal secara rutin. Sementara dalam bidang kesehatan lingkungan, RUJAK Environmental Health Program (REHP) dirancang dengan materi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pengelolaan sampah yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Sebelum pelaksanaan intervensi, RUJAK juga melakukan Home Visit dengan mengunjungi rumah warga secara door to door. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses identifikasi permasalahan di bidang pendidikan dan kesehatan lingkungan sekaligus pendataan Adik Asuh, sehingga kegiatan yang diberikan dapat lebih sesuai dengan kondisi masyarakat.

Grand Opening RUJAK FKM UI 2026 turut diisi dengan berbagai kegiatan interaktif bagi Adik Asuh dan warga. Pesan dan kesan warga yang mengikuti RUJAK FKM UI 2025 turut dihadirkan sebagai bagian dari pembukaan, menjadi gambaran mengenai pengalaman dan manfaat yang dirasakan masyarakat dari pelaksanaan program pada tahun sebelumnya. Selain itu, peserta juga mengikuti berbagai lomba serta “Kain Bentang Harapan”, yang menjadi ruang untuk menuliskan harapan dan cita-cita yang akan dibuka kembali pada Grand Closing.

Pembukaan rangkaian RUJAK FKM UI 2026 secara resmi ditandai dengan pemotongan pita oleh perwakilan FKM UI dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi awal dari rangkaian program yang akan berlangsung hingga November 2026, dengan melibatkan mahasiswa sebagai Kakak Asuh, masyarakat RW 01 Pasar Minggu, serta berbagai pihak yang mendukung keberlanjutan program.

Melalui RUJAK FKM UI 2026, FKM UI mendorong mahasiswa untuk mengaplikasikan nilai-nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui proses yang tidak berhenti pada penyampaian pengetahuan. Lebih dari itu, program ini diarahkan untuk membangun kemampuan masyarakat dalam mengenali persoalan, mencoba solusi, dan mengembangkan praktik yang dapat diteruskan secara mandiri.

Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, RUJAK FKM UI 2026 diharapkan dapat menjadi ruang tumbuh bersama yang menghadirkan manfaat bagi pendidikan, kesehatan lingkungan, serta kemandirian warga RW 01 Pasar Minggu. (SHF)