Depok, 9 Maret 2026 – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) terus memperluas jejaring akademik internasional melalui penjajakan kerja sama dengan University of Derby, Inggris. Kolaborasi ini bertujuan memperluas jejaring internasional sekaligus membuka peluang pengembangan pendidikan, pengajaran, serta penelitian di bidang kesehatan masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui platform Microsoft Teams dan diikuti oleh pimpinan serta akademisi dari kedua universitas.
Dalam pertemuan tersebut, University of Derby diwakili oleh Prof. Stephen Wordsworth selaku Wakil Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Pelayanan Sosial; Simon Williams selaku Kepala Departemen Kesehatan Masyarakat dan Pelayanan Sosial; Dono Widiatmoko, S.K.M., M.Sc., PgCE., dosen senior University of Derby; serta Dr. Madeline Tomlinson. Sementara itu, delegasi dari FKM UI dipimpin oleh Dekan FKM UI, Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, S.K.M., M.K.K.K.; Wakil Dekan Bidang Akademik, Penelitian, dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Besral, S.K.M., M.Sc.; Kepala Penjaminan Mutu Akademik, Audit, dan Etik, Prof. Dr. Robiana Modjo, S.K.M., M.Kes.; Manajer Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat, Rizka Maulida, S.K.M., M.HSc., Ph.D.; Manajer Kerja Sama dan Ventura Dr. Budi Hartono, S.Si., M.K.M., serta dr. Fathimah Sulistyowati Sigit, M.Res., Ph.D., selaku Kepala Program Studi S1 Gizi.
Pada tahap awal, kedua institusi sepakat memulai kerja sama melalui penyusunan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) untuk penyelenggaraan kuliah tamu serta pertukaran pengetahuan antardosen. Prof. Stephen, selaku Wakil Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Pelayanan Sosial University of Derby, menekankan bahwa kolaborasi ini akan berkembang secara bertahap. “Kami ingin memulai kolaborasi ini secara realistis terlebih dahulu. Tujuannya adalah mulai ‘menggelindingkan bola’ kerja sama sebelum nantinya berkembang menjadi kolaborasi yang lebih besar,” ujarnya.
Dalam bidang pendidikan, kerja sama yang dibahas mencakup kemungkinan pelaksanaan cross-teaching atau pengajaran bersama antara dosen dari kedua universitas, termasuk kuliah daring dan kuliah tamu. Ke depan, peluang pengembangan program pendidikan bersama juga terbuka. Dekan FKM UI, Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, menyampaikan bahwa penguatan jejaring internasional merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di FKM UI. “Kolaborasi dengan universitas internasional seperti University of Derby diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan dosen FKM UI untuk terlibat dalam kegiatan akademik berskala global,” tutur Prof. Indri.
Selain pengajaran, penelitian juga menjadi fokus dalam rencana kolaborasi ini. Kedua institusi mendorong para peneliti untuk menjalin kerja sama riset, baik secara individual maupun institusional, yang diharapkan dapat membuka peluang pengembangan riset serta pendanaan penelitian di masa mendatang. “Pada tahap awal, penelitian dapat dimulai secara organik tanpa harus menunggu pendanaan besar,” tambah Prof. Stephen.
Pertemuan ini juga membahas kemungkinan penunjukan adjunct professor atau visiting professor dari universitas mitra yang dapat berkontribusi dalam kegiatan akademik di FKM UI, seperti memberikan kuliah, membimbing penelitian, maupun terlibat dalam pengembangan kurikulum. “Kami sangat terbuka jika ada pakar dari University of Derby yang bersedia menjadi visiting professor di FKM UI, karena kehadiran akademisi internasional sangat dibutuhkan dalam pengembangan program internasional kami,” ujar Prof. Indri. Selain itu, FKM UI memiliki berbagai program yang dapat menjadi wadah kolaborasi internasional, seperti student mobility program serta berbagai short course di bidang kesehatan masyarakat, gizi, kesehatan lingkungan, serta keselamatan dan kesehatan kerja.
Melalui penjajakan kerja sama ini, FKM UI berharap dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik internasional sekaligus memperkuat kontribusi akademisi Indonesia dalam menjawab berbagai tantangan kesehatan masyarakat global. (EAR)

