Webinar K3 FKM UI, Angkat Pentingnya Integrasi Kesehatan Mental dalam Perspektif K3 di Tempat Kerja

Depok, 9 Mei 2026 — Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) menyelenggarakan webinar dalam rangka HUT ke-33 Departemen K3 FKM UI bertajuk “Integrasi Pengelolaan Kesehatan Mental dalam Perspektif K3 di Tempat Kerja: Investasi Peningkatan Produktivitas Pekerja”.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai akademisi, praktisi, serta perwakilan pemerintah untuk membahas pentingnya kesehatan mental sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan kerja.

Webinar dibuka dengan sambutan dari Ketua Departemen K3 FKM UI, drg. Baiduri Widanarko, M.K.K.K., Ph.D., yang menegaskan komitmen Departemen K3 FKM UI untuk terus berkontribusi dalam pengembangan isu K3 yang relevan dengan tantangan dunia kerja saat ini. “Keselamatan dan Kesehatan Kerja bukan hanya berbicara mengenai aspek teknis di tempat kerja, tetapi juga bagaimana kita memastikan pekerja dapat bekerja dengan aman, sehat, dan sejahtera, termasuk dari sisi kesehatan mentalnya,” ujarnya.

Sambutan juga disampaikan oleh Dekan FKM UI, Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, S.K.M., M.K.K.K. Dalam sambutannya, ia menyoroti bahwa kesehatan mental saat ini menjadi isu krusial yang perlu mendapat perhatian bersama, baik di lingkungan masyarakat, mahasiswa, maupun dunia kerja. Ia juga menyampaikan bahwa gangguan kesehatan mental di tempat kerja berkontribusi terhadap sekitar 840.000 kematian setiap tahunnya secara global.

Webinar ini dimoderatori oleh Prof. Dr. Robiana Modjo, S.K.M., M.Kes., dan menghadirkan keynote speaker Ir. Ismail Pakaya, M.E., Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Kementerian Ketenagakerjaan RI, bersama para narasumber lainnya, yakni dr. Royanul Arief, M.D., M.M., Dean Andreas, S.T., M.B.A., dan Ika Malika, S.Psi., M.Psi.

Melalui berbagai perspektif yang disampaikan, webinar membahas keterkaitan kesehatan mental dengan keselamatan kerja, produktivitas pekerja, hingga risiko psikososial di lingkungan kerja. Beberapa narasumber juga menyoroti isu fatigue, pengelolaan stres kerja, serta pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan suportif sebagai bagian dari implementasi K3.

Dalam salah satu pemaparannya, Ika Malika, S.Psi., M.Psi. menjelaskan bahwa tekanan atau stres tidak selalu bersifat negatif. Menurutnya, manusia tetap membutuhkan tekanan dalam kadar yang tepat untuk mencapai performa kerja yang optimal. “Yang penting adalah bagaimana kita bisa mengatasi tekanan, bukan berarti tidak memiliki tekanan sama sekali. Manusia tetap membutuhkan stres dalam kadar yang tepat. Jika terlalu sedikit, performa bisa menurun, tetapi jika berlebihan juga dapat menurunkan performa kerja,” jelasnya.

Webinar berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab. Melalui kegiatan ini, Departemen K3 FKM UI berharap dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesehatan mental dalam perspektif K3, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman, sehat, dan produktif. (SHF)