FKM UI Bagikan Praktik Baik Pembangunan Zona Integritas kepada FT UNJ

Depok, 23 Juni 2026 – Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) menerima kunjungan studi banding dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (FT UNJ) dalam rangka berbagi praktik baik pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kunjungan ini menjadi bentuk pengakuan atas pengalaman dan capaian FKM UI dalam membangun tata kelola yang berintegritas, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan.

Kegiatan dibuka oleh Dekan FKM UI, Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, S.K.M., M.K.K.K., yang memaparkan perjalanan pembangunan Zona Integritas di FKM UI sejak tahun 2020. Berkat komitmen seluruh sivitas akademika dan tenaga kependidikan, FKM UI berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2021 dan saat ini terus melanjutkan transformasi menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Indri menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar memenuhi indikator penilaian, melainkan membangun budaya kerja yang berorientasi pada integritas dan pelayanan. Menurutnya, keberhasilan meraih predikat WBK merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika dan tenaga kependidikan yang secara konsisten menjalankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan perbaikan berkelanjutan. “Kami percaya bahwa semangat membangun Zona Integritas akan semakin kuat ketika praktik-praktik baik dapat dibagikan dan direplikasi. Karena itu, FKM UI sangat terbuka untuk berbagi pengalaman dengan fakultas lain, baik di lingkungan UI maupun perguruan tinggi lainnya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” ujar Prof. Indri. 

Dalam sesi diskusi, tim Zona Integritas FKM UI membagikan berbagai strategi yang diterapkan dalam pembangunan ZI, mulai dari penguatan manajemen perubahan, pengelolaan sumber daya manusia, penguatan pengawasan, penerapan manajemen risiko, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. FKM UI juga menekankan pentingnya keberlanjutan siklus pembangunan ZI melalui perencanaan yang terukur, pelaksanaan yang konsisten, monitoring dan evaluasi berkala, serta tindak lanjut perbaikan yang terdokumentasi dengan baik.

Melalui pemaparan yang disampaikan oleh tim Zona Integritas FKM UI, peserta memperoleh gambaran mengenai berbagai praktik yang telah diterapkan, seperti penyusunan Training Need Analysis (TNA) berbasis kebutuhan unit kerja, pengelolaan survei kepuasan masyarakat secara berkala, penguatan sistem pelaporan gratifikasi dan pengaduan, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung tata kelola yang lebih efektif dan transparan. FKM UI juga berbagi pengalaman dalam menghadapi proses penilaian oleh Tim Penilai Internal (TPI) dan Tim Penilai Nasional (TPN), termasuk pentingnya kesiapan data, dokumen pendukung, serta keterlibatan aktif pimpinan dan tim dalam proses wawancara.

Dipimpin oleh Dekan FT UNJ, Prof. Dr. Neneng Siti Silfi Ambarwati, S.Si., Apt., M.Si., rombongan FT UNJ menyampaikan apresiasi atas keterbukaan FKM UI dalam berbagi pengalaman dan praktik baik. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan terkait pengelolaan kinerja pegawai, manajemen risiko, penguatan budaya anti-gratifikasi, pelayanan publik, hingga strategi menjaga keberlanjutan implementasi Zona Integritas di tingkat fakultas.

Bagi FKM UI, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana berbagi pengalaman, tetapi juga wujud kontribusi dalam mendukung penguatan reformasi birokrasi di lingkungan perguruan tinggi Indonesia. Melalui kolaborasi dan pertukaran praktik baik antarinstitusi, FKM UI berharap semakin banyak perguruan tinggi yang mampu membangun budaya kerja yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Sebagai fakultas yang telah meraih predikat WBK dan tengah berproses menuju WBBM, FKM UI berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi tata kelola dan pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika, mitra, dan masyarakat luas. (wrk)