FKM UI Kukuhkan Doktor Ajeng Pramayu, Hadirkan Instrumen AJENG untuk Pengukuran Kapabilitas 

Depok, 30 Juni 2026 – Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) kembali menyelenggarakan Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat. Pada sidang yang berlangsung di Gedung G FKM UI, Ajeng Puspitaning Pramayu berhasil meraih gelar doktor setelah mempertahankan disertasinya berjudul Model Pengukuran Emergency Management Capability melalui Pengembangan Instrumen AJENG dalam Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) untuk Sektor Pertambangan Batubara.”

Penelitian ini lahir dari tingginya risiko bencana di Indonesia yang berpotensi memengaruhi berbagai sektor strategis, termasuk pertambangan batubara. Meskipun regulasi mengenai manajemen keadaan darurat telah tersedia, organisasi masih memerlukan metode yang mampu mengukur tingkat kapabilitas secara objektif dan sistematis sebagai dasar peningkatan kesiapsiagaan.

Menjawab kebutuhan tersebut, Ajeng mengembangkan model pengukuran kapabilitas yang tidak hanya menghasilkan sebuah instrumen, tetapi juga menghadirkan kerangka metodologis (pathway) yang dapat direplikasi untuk mengembangkan instrumen pengukuran pada berbagai bidang. Instrumen AJENG (Assessment Journey of Emergency AND Disaster Guidance) menjadi implementasi pertama dari model tersebut dalam mengukur Emergency Management Capability (EMC) di sektor pertambangan batubara.

“Disertasi ini tidak berhenti pada satu instrumen. Yang saya tawarkan adalah sebuah model yang dapat digunakan untuk mengembangkan instrumen pengukuran kapabilitas di berbagai bidang sesuai kebutuhan masing-masing,” ujar Ajeng.

Kebaruan utama penelitian ini terletak pada sifat modelnya yang transferable sehingga dapat diterapkan untuk mengembangkan instrumen pada berbagai sektor, seperti keselamatan proses, kesehatan kerja, maupun bidang lainnya. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi metodologis yang lebih luas dibandingkan sekadar menghasilkan alat ukur.

Instrumen AJENG sendiri disusun melalui pendekatan mixed-method sequential yang melibatkan validasi oleh para pakar dari BNPB, Kementerian ESDM, dan Kemendagri, serta pengujian kepada ratusan responden dan praktisi pertambangan. Hasilnya adalah instrumen komprehensif yang terdiri atas lima variabel utama, 20 indikator, dan 50 butir penilaian dengan rubric scale bertingkat untuk menggambarkan tingkat kematangan kapabilitas organisasi secara lebih objektif.

Penelitian ini juga menghasilkan sejumlah temuan strategis. Dimensi kesiapsiagaan keadaan darurat menjadi faktor yang paling berkontribusi terhadap kapabilitas organisasi, diikuti aspek pemulihan, respons, pencegahan, serta identifikasi dan penilaian potensi bahaya. Selain itu, AJENG telah diintegrasikan dengan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) sebagai instrumen self-assessment yang melengkapi mekanisme audit yang telah berjalan.

Nilai tambah lainnya adalah pengembangan indikator yang relevan dengan konteks Indonesia, seperti community engagement serta collaboration and coordination, sekaligus integrasi dengan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) BNPB yang menunjukkan tingkat kesesuaian mencapai 88,3%. Temuan ini membuka peluang penguatan sinergi antara sistem keselamatan industri dan ketahanan bencana nasional.

Melalui penelitian ini, FKM UI kembali menunjukkan kontribusinya dalam menghasilkan inovasi berbasis riset yang tidak hanya memperkaya pengembangan ilmu kesehatan masyarakat, tetapi juga menawarkan solusi yang dapat dimanfaatkan oleh akademisi, regulator, dunia industri, serta pemerintah dalam membangun organisasi yang lebih tangguh menghadapi keadaan darurat.

Sidang terbuka promosi doktor dipimpin oleh Ketua Tim Penguji Prof. Drs. Bambang Wispriyono, Apt., Ph.D. dengan Prof. Dra. Fatma Lestari, M.Si., Ph.D. sebagai Promotor, didampingi Ko-Promotor Dr. Dadan Erwandi, S.Psi., M.Si. dan Prof. Dr. Besral, S.K.M., M.Sc. Tim penguji juga terdiri atas Dr. Hendra, S.K.M., M.K.K.K.; Danang Insita Putra, S.T., M.Si. (Han), Ph.D.; Dr. Gama Widyaputra, S.T., M.T., serta Dr. Suparni, S.T., M.K.K.K. (promovendus)