FKM UI Resmi Luncurkan Maskot “WIJA”, Simbol Semangat Promosi Kesehatan dan Kolaborasi Menuju Masyarakat Tangguh

Depok, 29 Juli 2026 – Puncak Perayaan Dies Natalis ke-61 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) menjadi momen bersejarah dengan diluncurkannya WIJA, maskot resmi pertama FKM UI. Kehadiran WIJA tidak sekadar menjadi identitas visual baru, tetapi juga merepresentasikan semangat FKM UI dalam mengedepankan promosi kesehatan, pencegahan penyakit, serta kolaborasi lintas disiplin ilmu untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan tangguh.

Peluncuran maskot berlangsung di hadapan sivitas akademika, alumni, dan para tamu undangan sebagai salah satu rangkaian utama Puncak Perayaan Dies Natalis FKM UI ke-61 yang mengusung tema “Sehat Utuh, Masyarakat Tangguh.”

Dalam sambutannya, Dekan FKM UI, Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, S.K.M., M.K.K.K., memperkenalkan makna di balik nama WIJA, yang merupakan akronim dari Wadah Inspirasi, Jujur, dan Andal. Menurutnya, WIJA diharapkan menjadi simbol yang merepresentasikan karakter sivitas akademika FKM UI sekaligus menjadi media edukasi yang mampu mendekatkan nilai-nilai kesehatan masyarakat kepada masyarakat luas.

“WIJA bukan sekadar maskot, tetapi representasi semangat FKM UI untuk terus menginspirasi, menjunjung integritas, serta menjadi institusi yang andal dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap WIJA dapat menjadi ikon yang menghidupkan semangat promosi kesehatan bagi seluruh sivitas akademika maupun masyarakat,” ujar Prof. Indri.

Maskot WIJA merupakan hasil Lomba Desain Maskot FKM UI yang diselenggarakan pada Mei 2026 sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-61. Sebanyak lima karya mengikuti kompetisi ini sebelum melalui proses penilaian dewan juri untuk menentukan tiga finalis terbaik.

Selanjutnya, FKM UI membuka pemungutan suara secara terbuka yang melibatkan seluruh sivitas akademika dan keluarga besar FKM UI, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga alumni. Sebanyak 418 pemilih berpartisipasi dalam proses tersebut, dan desain WIJA berhasil memperoleh dukungan tertinggi dengan 60,8 persen suara, sehingga ditetapkan sebagai maskot resmi FKM UI.

WIJA merupakan karya kolaboratif tiga tenaga kependidikan FKM UI, yaitu Tri Ambarwati, Gusti Nita Amalia, dan Anisa Citra R. Melalui perpaduan kreativitas dan pemahaman terhadap nilai-nilai kesehatan masyarakat, ketiganya menghadirkan sosok maskot yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga sarat makna serta merepresentasikan identitas FKM UI sebagai institusi yang berkomitmen pada promosi kesehatan dan pencegahan penyakit.

Proses pemilihan yang melibatkan seluruh elemen sivitas akademika tersebut mencerminkan semangat partisipatif dan kebersamaan di lingkungan FKM UI. Kehadiran WIJA pun menjadi simbol identitas yang lahir dari, oleh, dan untuk keluarga besar FKM UI, sekaligus diharapkan mampu menjadi wajah baru fakultas dalam menyampaikan berbagai pesan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Secara filosofi, nama WIJA berasal dari kata “wija” yang berarti benih, melambangkan titik awal kehidupan, pertumbuhan, serta harapan. Sebagai “Benih Kesehatan Masyarakat,” WIJA menggambarkan keyakinan bahwa perubahan besar dalam kesehatan masyarakat berawal dari langkah-langkah kecil melalui promosi kesehatan, edukasi, dan upaya pencegahan penyakit.

Desain WIJA memadukan berbagai elemen rempah nusantara yang telah lama dikenal memiliki manfaat bagi kesehatan. Mahkota rempah melambangkan kepemimpinan yang berakar pada kearifan lokal Indonesia, sementara kayu manis, jahe, cengkeh, serai, dan daun herbal merepresentasikan kekuatan, perlindungan, ketangguhan, pertumbuhan, serta semangat promosi kesehatan.

Pada bagian perisai, WIJA membawa makna kolaborasi tujuh departemen di FKM UI dalam menjalankan peran promotif dan preventif kesehatan masyarakat di bawah naungan Makara UI. Perisai tersebut menjadi simbol sinergi berbagai disiplin ilmu dalam menghasilkan edukasi, penelitian, pemberdayaan, dan kebijakan yang berdampak bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Karakter WIJA juga dirancang sebagai sosok yang ramah, inklusif, cerdas, sigap, dan memiliki semangat pengabdian, mencerminkan nilai-nilai yang selama ini dipegang FKM UI dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Peluncuran WIJA menjadi salah satu tonggak baru perjalanan FKM UI memasuki usia ke-61. Lebih dari sekadar maskot, WIJA diharapkan menjadi wajah baru FKM UI yang mampu memperkuat identitas institusi, meningkatkan kedekatan dengan masyarakat, serta menjadi media komunikasi yang efektif dalam menyampaikan berbagai pesan promosi kesehatan.

Sejalan dengan tema “Sehat Utuh, Masyarakat Tangguh,” kehadiran WIJA menjadi simbol komitmen FKM UI untuk terus menumbuhkan benih-benih perubahan menuju masyarakat Indonesia yang lebih sehat, tangguh, dan berdaya melalui ilmu pengetahuan, kolaborasi, serta edukasi kesehatan yang berkelanjutan. (wrk)