FKM UI Perkuat Jejaring Global Bersama APRU, Bahas Kolaborasi Strategis di Bidang Kesehatan Global dan Inovasi Akademik

Depok, 7 Mei 2026—Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) menerima kunjungan delegasi Association of Pacific Rim Universities (APRU) dalam pertemuan strategis yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung A Lantai 3 RIK UI. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring internasional pada bidang kesehatan global, pengembangan riset multidisiplin, serta inovasi pendidikan tinggi di kawasan Asia-Pasifik.

Pertemuan ini dihadiri oleh Dekan FKM UI, Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, S.K.M., M.K.K.K.; Wakil Dekan Bidang Akademik, Penelitian, dan Kemahasiswaan FKM UI, Prof. Dr. Besral, S.K.M., M.Sc.; Manajer Kerja Sama dan Ventura FKM UI, Dr. Budi Hartono, S.Si., M.K.M.; Manajer Riset dan Pengabdian Masyarakat FKM UI, Rizka Maulida, S.K.M., M.H.Sc., Ph.D.; serta jajaran pimpinan dan manajemen FKM UI lainnya. Delegasi APRU yang hadir terdiri atas Thomas Schneider – Chief Executive APRU, Adriana Rojas – Senior Director of APRU Programs, Joey Chu – Senior Manager, Events, dan Vini Damayanti – Communication and Administrative Officer.

Dekan FKM UI, Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, S.K.M., M.K.K.K., memaparkan rekam jejak panjang kerja sama FKM UI bersama APRU dalam berbagai bidang strategis. Menurutnya, FKM UI telah lama berkontribusi dalam berbagai fokus program APRU, mulai dari Global Health, Population Aging, hingga Disaster and Major Hazard. Keterlibatan FKM UI juga terlihat melalui partisipasi aktif dalam program APRU Mini Certificate dan forum internasional lainnya. “Tahun lalu, Melissa memberikan apresiasi kepada saya sebagai Faculty Ambassador atas keterlibatan sebagai fasilitator dalam program APRU Mini Certificate. Selama dua tahun, kami juga menyelenggarakan Mini Certificate di bidang etika yang diikuti peserta dan fasilitator dari berbagai negara,” ujar Prof. Indri. Ia menambahkan bahwa hubungan kolaboratif antara FKM UI dan APRU tidak hanya melibatkan staf pengajar, tetapi juga mahasiswa. Mahasiswa FKM UI secara konsisten aktif mengikuti konferensi dan kompetisi internasional APRU, bahkan beberapa kali berhasil meraih penghargaan dalam kompetisi poster dan video pada bidang Global Health maupun Population Aging.

Selanjutnya, delegasi Association of Pacific Rim Universities memaparkan arah strategis APRU ke depan sekaligus menjajaki peluang penguatan kemitraan bersama Universitas Indonesia, khususnya FKM UI. Diskusi membahas berbagai potensi kerja sama dalam bidang Global Health, Population Aging,   Disaster Resilience, Food Security, hingga pengembangan Artificial Intelligence (AI) dalam bidang kesehatan.

Chief Executive APRU, Thomas Schneider, menjelaskan bahwa APRU saat ini terus mendorong pengembangan kolaborasi multidisiplin antaruniversitas anggota untuk menjawab tantangan global yang semakin kompleks. “Banyak area yang sebelumnya berjalan sendiri kini mulai saling terhubung. Global health saat ini berkaitan erat dengan multi-hazards, food systems, AI, hingga environmental studies. Ini menjadi peluang besar untuk membangun kolaborasi yang lebih interdisipliner di masa depan,” ujar Thomas.

Senior Director of APRU Programs, Adriana Rojas, juga mengapresiasi kontribusi aktif Universitas Indonesia dalam berbagai program APRU, khususnya pada bidang Population Aging dan Global Health. “Kami sangat terbuka terhadap ide-ide baru dari FKM UI. Kami melihat banyak potensi kolaborasi, termasuk dalam inovasi AI di bidang kesehatan, program kepemimpinan mahasiswa, hingga pengembangan pembelajaran global yang melibatkan mahasiswa dari berbagai negara,” ujar Adriana. 

Dalam diskusi tersebut, delegasi APRU turut menawarkan berbagai peluang partisipasi internasional bagi sivitas akademika FKM UI, di antaranya konferensi APRU Global Health 2026 yang akan diselenggarakan di Hong Kong, konferensi Multi-Hazards di South Korea, hingga pengembangan summer program multidisiplin terkait disaster resilience dan public health. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai gagasan mengenai penguatan jejaring riset, mobilitas mahasiswa, pengembangan program kepemimpinan internasional, serta pemanfaatan AI dalam mendukung inovasi kesehatan masyarakat. Delegasi APRU juga membuka peluang partisipasi FKM UI dalam berbagai agenda internasional mendatang.

Kunjungan ini sekaligus mempertegas posisi FKM UI sebagai institusi pendidikan kesehatan masyarakat yang aktif berperan dalam jejaring akademik internasional dan pengembangan solusi kesehatan global berbasis kolaborasi multidisiplin. Di tengah tantangan kesehatan dunia yang semakin kompleks, kolaborasi lintas negara dan lintas disiplin menjadi langkah penting dalam menghadirkan inovasi dan dampak nyata bagi masyarakat global.(EAR)